Senin, 22 April 2024

Sampaikan Belasungkawa, Gubernur Rusdy Mastura: Pastikan Hak-hak Karyawan PT ITSS di IMIP Terpenuhi

SUASANA DI IMIP - Aktivitas karyawan kembali berangsur normal pascakecelakaan kerja di pabrik ferrosilikon PT ITSS yang berada di kawasan IMIP | Foto: Humas IMIP

MOROWALI, KAIDAH.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdy Mastura, menyampaikan belasungkawa atas korban ledakan tungku smelter PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Kawasan IMIP, Ahad, 24 Desember 2023.

Gubernur Rusdy mastura berharap, perusahaan dapat memastikan terpenuhinya hak-hak karyawan, khususnya yang menjadi korban meninggal dunia, maupun korban luka yang kini dirawat intensif.

Gubernur juga meminta pihak perusahaan, agar kooperatif dengan tim investigasi kecelakaan kerja, untuk mencari tahu penyebab ledakan.

“Semoga kejadian ini tidak berulang. Tolong juga dipastikan hak-hak karyawan terpenuhi,” harap Gubernur Rusdy Mastura.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulteng Arnold Firdaus mengatakan, stafnya telah berangkat ke Morowalu sejak Ahad pagi, untuk melakukan investigasi terhadap kejadian tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Direktur Jenderal Pengawasan Tenaga Kerja dan Direktur Pemeriksaan Kementerian Tenaga Kerja RI. Tim dari Kementerian akan segera turun untuk melakukan isvestigasi bersama,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan pihak PT. IMIP dan menyampaikan, penanganan korban dan hak-hak mereka harus menjadi prioritas utama untuk diselesaikan.

Terkait dengan hak-hak tenaga kerja, Tim BPJS Ketenagakerjaan Cabang Morowali, juga telah berkoordinasi dengan manajemen PT IMIP dan rumah sakit untuk penanganan korban.

Di tempat terpisah, Media Relations Head PT IMIP Dedy Kurniawan menjelaskan, manajemen PT IMIP juga telah membentuk tim penanganan dampak kecelakaan kerja, di lokasi pabrik PT ITSS.

Manajemen PT IMIP, kata Dedy, telah menanggung seluruh biaya perawatan dan perawatan korban pascakecelakaan.

“Kami juga telah memberikan santunan kepada keluarga korban,” tandas Dedy Kurniawan.

Hingga berita ini dipublish, jumlah korban tewas akibat ledakan di tungku smelter PT ITSS sebanyak 13 orang, terdiri atas sembilan pekerja Indonesia dan empat pekerja asal Tiongkok. (*)

Penulis: Ruslan Sangadji