Senin, 20 Mei 2024

Rahmad M. Arsyad Serahkan Kembali Formulir Pendaftaran Bakal Calon Bupati Donggala kepada PAN

Rahmad M. Arsyad saat menyerahkan kembali formulir pendaftaran bakal calon Bupati Donggala kepada Partai Amanat Nasional Provinsi Sulteng | Foto: ist

DONGGALA, KAIDAH.ID – Ketua MD KAHMI Donggala Rahmad M. Arsyad, telah menyerahkan kembali formulir pendaftaran Bakal Calon Bupati Donggala kepada Partai Amanat Nasional (PAN) pada Rabu, 24 April 2024.

Bakal calon Bupati Donggala dari Partai Golkar itu, didampingi puluhan pelajar dan mahasiswa Islam saat mengembalikan formulir tersebut.

Menariknya, Rahmad M. Arsyad menghadiahkan kaos dengan wajah KH. Ahmad Dahlan (pendiri Perkumpulan Muhammadiyah) kepada pengurus PAN Donggala.

“Bagi saya, PAN merupakan simbol dari matahari Indonesia. PAN adalah partai yang berdiri di era reformasi dan menjadi matahari baru politik Indonesia,” katanya.

Rahmad mengaku, dirinya adalah anak dari seorang ibu mantan pimpinan Aisyah (organisasi wanita Muhammadiyah). Dari situlah banyak kenangan yang ia peroleh tentang matahari PAN dan Gerakan Muhmadiyah yang di pelopori oleh KH. Ahmad Dahlan.

Rahmad M. Arsyad menyerahkan kaos bergambar wajah KH Ahmad Dahlan kepada Ketua DPD PAN Sulteng Rusli Dg. Pallabi | Foto: ist

“Keduanya adalah pembaharu, Muhamadiyah bersama KH. Ahmad Dahlan adalah sosok pembaharu Islam Indonesia. Begitu juga PAN adalah pembaharu dalam politik Indonesia di masa reformasi,” kata Rahmad.

Apalagi, kata dia, PAN memiliki azas akhlak politik berlandaskan agama, yang membawa rahmat bagi sekalian alam.

“Insya Allah mimpi kami sama,” tegas Rahmad M Arsyad.

Lantaran itu, Ketua Kadin Donggala itu menegaskan komitmen menjadi matahari baru bagi kejayaan Donggala, sekaligus menjadi rahmat bagi Kabupaten Donggala.

“Saya siap bergandeng tangan dengan Partai Amanat Nasional,” ujarnya.

Rahmad M. Arsyad menyatakan siap membangun komunikasi politik dengan seluruh partai politik.

“Saya yakin, semakin banyak partai bergabung akan semakin baik. Karena membangun Donggala, tidak bisa sendirian, butuh kolaborasi dari seluruh pihak,” tandas kader Partai Golkar tersebut. (Ruslan Sangadji)