Minggu, 14 Juli 2024

Nezar Patria: 282 Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah Terdampak Virus Ransomware

Wamen Kominfo Nezar Patria | Foto: FB

JAKARTA, KAIDAH.ID – Wakil Menteri Kominfo Nezar Patria menegaskan, Pusat Data Nasional (PDNS 2) Surabaya tumbang karena diserang hacker dengan ransomware, berdampak pada 282 instansi pemerintah pusat dan daerah yang menggunakan fasilitas tersebut.

Menurutnya, sejak diserang enam hari lalu, baru lima layanan publik yang normal beroperasi secara online.

“Kita sudah identifikasi, ada sekitar 44 yang dalam proses bisa langsung up, karena cuma punya backup, sedangkan 238 masih dalam monitoring. Insya Allah sebagian besar tidak terlalu terdampak. Kita berharap pemulihannya bisa lebih cepat dan melakukan migrasi data pemulihannya, karena ransomware itu dia encrypt data,” jelas mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Nasional ini.

Pemerintah terus menelusuri dampak hingga penyebab serangan siber ransomware Brain Cipher ke PDNS 2 ini. Pelakunya juga pun akan diburu.

“Sejauh ini itu (pelaku dari luar negeri) yang kita identifikasi. (Orang dalam) enggak,” kata Nezar.

Menurutnya, jika melihat virus dan segala macam itu, berasal dari luar negeri (menurut) BSSN. Bagaimana bisa masuk lewat endpoint, itu masih tahap investigasi, jadi konklusif.

“Apakah dari orang atau tidak ada orang dalam. Apakah itu karena dilakukan dengan tidak sengaja, kecerobohan, klik satu link sehingga dia terinfeksi. Nah ini sedang dalam investigasi,” jelasnya. (*)

Editor: Ruslan Sangadji