JAKARTA, KAIDAH.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut), setelah gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang pada Kamis, 2 Maret 2026 pagi.

Berdasarkan data resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 05.48 WIB dengan pusat berada di koordinat 1,25 lintang utara dan 126,27 bujur timur. Episenter gempa terletak di laut dengan kedalaman 62 kilometer.

BMKG menetapkan status waspada dan siaga tsunami di sejumlah wilayah pesisir di Sulut dan Malut yang berpotensi terdampak. Peringatan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya gelombang tsunami, akibat aktivitas gempa tersebut.

Dalam keterangannya, BMKG mengimbau masyarakat yang berada di kawasan pesisir untuk segera menjauh dari garis pantai dan mengikuti arahan evakuasi dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

“Pemutakhiran: peringatan dini tsunami untuk wilayah Malut dan Sulut,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Selain itu, BMKG juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta untuk terus memantau perkembangan situasi melalui kanal resmi pemerintah serta informasi dari petugas di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, BMKG masih terus melakukan pemantauan dan pembaruan data terkait potensi tsunami serta dampak gempa di wilayah terdampak. (*)

(Ruslan Sangadji)