POSO, KAIDAH.ID – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, bekerja sama dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), menyalurkan bantuan rehabilitasi sosial kepada mitra deradikalisasi di Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa, 12 Mei 2026.
Bantuan yang diberikan kepada mitra deradikalisasi yang tergabung dalam Yayasan Lingkar Perdana di Kabupaten Poso itu, sebagai bagian dari upaya penguatan pemulihan ekonomi dan sosial.
Wakil Rektor Bidang AUPK UIN Datokarama, Prof. Hamlan, mengatakan penyaluran bantuan ini, merupakan tindak lanjut konkret dari kolaborasi antara UIN Datokarama dan Kemensos RI, untuk mendukung program deradikalisasi berbasis kemanusiaan.
“Ini adalah upaya berkelanjutan Kemensos RI bersama UIN Datokarama dalam mengawal program deradikalisasi berbasis pemberdayaan ekonomi dan pendekatan kemanusiaan,” jelas Prof Hamlan dalam keterangan resmi Humas UIN Datokarama, Selasa malam.
Ia menjelaskan, sebelumnya kedua pihak telah menandatangani nota kesepahaman (MoU), terkait pemberdayaan mitra deradikalisasi di Sulteng. Melalui kerja sama tersebut, diharapkan para mitra mampu membangun kemandirian ekonomi, sehingga tidak kembali terpengaruh paham ekstremisme.
Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi langsung menyasar akar persoalan di lapangan, terutama terkait tekanan ekonomi dan kondisi psikososial.
WUJUD KEHADIRAN NEGARA
Sementara itu, Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Perdagangan Orang Kemensos RI, Rachmat Koesnadi, menegaskan, bantuan ini merupakan wujud kehadiran negara untuk mendukung proses reintegrasi sosial mitra deradikalisasi.
“Kami ingin memastikan keberlangsungan hidup para mitra berjalan dengan baik. Pemberdayaan ekonomi menjadi benteng Utama, agar mereka tetap pada komitmen untuk tidak kembali pada paham radikal,” kata Rachmat.
Ia menambahkan, bantuan yang disalurkan telah melalui proses asesmen mendalam, guna mengidentifikasi potensi lokal yang dapat dikembangkan oleh para penerima manfaat.
Kemensos RI juga menempatkan mitra deradikalisasi, sebagai salah satu prioritas dalam program rehabilitasi sosial dan reintegrasi masyarakat.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut juga dihadiri oleh jajaran pejabat Kemensos RI, Wakil Bupati Poso, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Poso, Ketua LPM UIN Datokarama yang juga Ketua FKPT Sulawesi Tengah Dr. Sofyan Bachmid, serta para mitra deradikalisasi. (*)
(Ruslan Sangadji / Advertorial)

Tinggalkan Balasan