“Kami berkomitmen memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda Palestina. Kami berharap kehadiran mahasiswa Palestina di kampus UIN Datokarama, dapat mempererat hubungan persaudaraan sekaligus menjadi bagian dari kerja sama akademik yang berkelanjutan,” kata Rektor.

JAKARTA, KAIDAH.ID – Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Dr. Lukman S. Thahir, M.Ag., didampingi Kepala Pusat Hubungan Internasional LP2M UIN Datokarama Palu, Dr. Darlis, Lc., M.Si., melakukan audiensi Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari, Kamis, 25 Juni 2026.

Pertemuan tersebut membahas rencana pemberian Beasiswa DIS Tahun 2026, bagi lima mahasiswa asal Palestina yang akan melanjutkan pendidikan di UIN Datokarama Palu.

Humas UIN Datokarama dalam keterangan resminya yang diterima kaidah.ID, Kamis sore menyebutkan, audiensi ini menjadi bagian dari upaya penguatan kerja sama pendidikan internasional antara Indonesia dan Palestina, sekaligus menegaskan komitmen UIN Datokarama Palu untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Palestina.

Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Lukman S. Thahir, menyampaikan, program beasiswa tersebut merupakan wujud nyata kepedulian UIN Datokarama terhadap pengembangan sumber daya manusia, serta dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina melalui jalur pendidikan.

“Kami berkomitmen memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda Palestina. Kami berharap kehadiran mahasiswa Palestina di kampus UIN Datokarama, dapat mempererat hubungan persaudaraan sekaligus menjadi bagian dari kerja sama akademik yang berkelanjutan,” kata Rektor.

Selain memberikan kesempatan menempuh pendidikan tinggi di UIN Datokarama Palu, program ini diharapkan dapat menjadi sarana pertukaran pengetahuan, budaya, dan pengalaman akademik antara mahasiswa Indonesia dan Palestina.

Sementara itu, Dubes Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari, menyambut baik inisiatif yang dilakukan UIN Datokarama Palu. Dukungan di bidang pendidikan, dinilai menjadi salah satu bentuk kontribusi penting untuk mempersiapkan generasi muda Palestina menghadapi tantangan masa depan.

“Kami sangat menghargai dukungan dari UIN Datokarama Palu. Kesempatan belajar bagi mahasiswa Palestina, merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa kami dan menjadi simbol kuat persahabatan antara Palestina dan Indonesia,” katanya.

Rencana pemberian Beasiswa DIS Tahun 2026 bagi lima mahasiswa Palestina tersebut, diharapkan dapat segera direalisasikan dan menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas antara UIN Datokarama Palu dan berbagai lembaga pendidikan di Palestina.

Melalui langkah ini, UIN Datokarama Palu tidak hanya memperkuat jejaring akademik internasional, tetapi juga mempererat hubungan persaudaraan, kemanusiaan, dan solidaritas antara Indonesia dan Palestina melalui bidang pendidikan. (*)

(Ruslan Sangadji)