JAKARTA,KAIDAH.ID – Nama Black Brothers kembali menggema. Grup legendaris asal Papua itu tampil di acara Pengukuhan Pengurus Himpunan Keluarga Besar Maluku Utara (HIKMU) di Jakarta, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Penampilan ini mengejutkan banyak orang. Sebab formasi Black Brothers saat ini sudah tidak selengkap dulu.

Ternyata Ada Akar Ternate

Ketua Umum HIKMU terpilih, Askan Naim, mengungkap alasannya.

“Ya, karena tak banyak yang tahu grup band ini awalnya ada tiga pemain asal Ternate, Maluku Utara. Mereka adalah Amry Kahar, Brnny Bettay, dan David Rumangesan (Abdullah Junus)” kata Askan.

Menurutnya, saat ini hanya tiga orang itulah personel Black Brothers yang masih tinggal di Indonesia, dan punya darah langsung dengan Ternate. Personel lainnya sudah berpulang atau tinggal di luar negeri.

Askan yang mengaku penggemar berat Black Brothers juga mengenang awal mula band ini.

“Tahun 1970-an, grup band ini dengan nama awal Los Iriantos dimotori oleh Hengky MS dan Andy Ayamiseba,” lanjutnya.

Dari Papua, Jakarta, hingga Vanuatu

Black Brothers pertama kali berdiri di Papua pada era 1970-an. Ciri khas mereka: musik soul-funk dan rambut afro kribo.

Pada 1976, mereka pindah ke Jakarta dan namanya langsung meledak. Saat itu mereka bersaing dengan God Bless di blantika musik nasional.

Setelah itu, grup ini kemudian bermukim di Vanuatu, negara kecil di kawasan Pasifik.

Lagu yang Tak Pernah Mati

Hingga kini, lagu-lagunya masih diingat. Beberapa yang paling populer:

  • Kisah Seorang Pramuria
  • Hari Kiamat
  • Putus Di Tengah Kerinduan

Ajakan untuk Warga Maluku Utara

Acara HIKMU ini jadi momentum reuni sekaligus nostalgia.

“Jadi warga Maluku Utara jangan lupa datang bikin rame pestanya. Torang samua basudara Maloko Kie Raha,” ajak Askan. (*)

Penulis: Tommy R. Arief
Editor: Ruslan Sangadji