Perombakan tersebut, menambah daftar perubahan dalam Kabinet Merah Putih sejak pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mulai berjalan pada Oktober 2024. Susunan awal Kabinet Merah Putih ditetapkan untuk masa bakti 2024-2029 oleh Presiden Prabowo

JAKARTA, KAIDAH.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Sejumlah menteri, wakil menteri, dan pejabat setingkat menteri mendapat penugasan baru untuk mengisi sejumlah posisi strategis pemerintahan pada sisa masa jabatan 2024-2029. Perombakan ini menjadi reshuffle ketujuh pada pemerintahan Prabowo.

Salah satu perubahan terjadi pada posisi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Bahlil Lahadalia dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi.

Sementara itu, Sugiono bergeser dari posisi Menteri Luar Negeri menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), menggantikan Pratikno.

Posisi Menteri Luar Negeri kemudian diisi Arrmanatha Christiawan Nasir, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Luar Negeri.

Perubahan juga terjadi pada posisi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Dudung Abdurachman ditunjuk mengisi posisi tersebut.

Di tingkat kementerian, M. Sarmuji dilantik sebagai Menteri Perindustrian. Pelantikan Sarmuji menjadi bagian dari rangkaian reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta.

Sejumlah Wakil Menteri Berganti

Reshuffle kali ini turut menyentuh sejumlah posisi wakil menteri dan wakil menteri koordinator.

Nama-nama yang mendapat penugasan baru antara lain:

  1. Drajat Hari Wibowo, Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
  2. Luky Alfirman, Wakil Menteri Keuangan
  3. Nurkholish Ibnu Amman, Wakil Menteri Keuangan
  4. Muhamad Saleh Mustafa, Wakil Menteri Pertanian
  5. Irwan Meilano, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan

Sejumlah nama tersebut dilantik bersama jajaran menteri dalam rangkaian pelantikan pejabat negara di Istana Negara.

Perubahan penting juga terjadi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo tidak lagi menjabat sebagai Kapolri dan selanjutnya dipercaya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Posisi Kapolri kemudian diisi Komjen Pol Suyudi Ario Seto, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

DPR RI menyetujui Suyudi sebagai Kapolri dalam rapat paripurna pada Kamis, 1 Oktober 2026. Persetujuan tersebut diambil setelah Komisi III DPR melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Kapolri. Pergantian Kapolri tersebut menjadi bagian dari rangkaian perubahan jabatan strategis yang berlangsung pada hari yang sama.

Pejabat Lembaga Negara Ikut Berganti

Selain jajaran kementerian, perubahan juga terjadi pada sejumlah badan dan lembaga pemerintahan.

Sejumlah nama yang masuk dalam daftar pejabat baru antara lain:

  1. Dedi Prasetyo, Kepala Badan Reforma Agraria Nasional
  2. Fadhil Imran, Wakil Kepala Badan Otorita Pantai Utara Jawa
  3. Arianto Wibowo, Wakil Kepala BPKP

Rangkaian pelantikan tersebut dilakukan, untuk mengisi sejumlah posisi pemerintahan pada sisa masa jabatan periode 2024-2029.

Daftar Sejumlah Pejabat yang Berganti

  1. Menko Hilirisasi dan Transisi Energi Merangkap Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia
  2. Menko PMK, Sugiono
  3. Menko Polkam, Dudung Abdurachman
  4. Menteri Luar Negeri, Arrmanatha Christiawan Nasir
  5. Menteri Perindustrian, M. Sarmuji
  6. Wamenko Perekonomian, Drajat Hari Wibowo
  7. Wakil Menteri Keuangan, Luky Alfirman
  8. Wakil Menteri Keuangan, Nurkholish Ibnu Amman
  9. Wakil Menteri Pertanian, Muhamad Saleh Mustafa
  10. Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Irwan Meilano
  11. Kepala Staf Kepresidenan, Listyo Sigit Prabowo
  12. Kapolri, Suyudi Ario Seto
  13. Kepala Badan Reforma Agraria Nasional, Dedi Prasetyo

Perombakan tersebut, menambah daftar perubahan dalam Kabinet Merah Putih sejak pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mulai berjalan pada Oktober 2024. Susunan awal Kabinet Merah Putih ditetapkan untuk masa bakti 2024-2029 oleh Presiden Prabowo. (*)

(Ruslan Sangadji)