Realisasi Investasi di KEK Senilai Rp32,76 Triliun

  • Bagikan
KEK PALU - Masterplane KEK Palu | Foto: BPST/Kaidah

Kemudian, mengenai pengajuan master list, Menko Airlangga mengatakan, hingga Agustus 2021, terdapat 11 dokumen yang telah diajukan, dengan nilai Rp740 miliar dan terdapat 65 dokumen pengajuan pemberitahuan jasa KEK, dengan nilai transaksi Rp1,21 triliun.

JAKARTA, KAIDAH.ID – Komitmen investasi di 19 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) hingga Juli 2021, mencapai Rp92,3 triliun. Dari jumlah itu, yang telah terealisasi sebesar Rp32,76 triliun. Begitu yang disamampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto  dalam webinar KEK, Senin, 13 September 2021.

Menurut Airlangga Hartarto, pada Juli 2021 tercatat ada 166 investor yang telah menanamkan modal di KEK. Dari situ, tercipta 26.741 tenaga kerja secara langsung. Sedangkan ekspor di KEK sejak Januari sampai Juli 2021, telah mencapai nilai Rp3,66 triliun

Kemudian, sebut Airlangga, hingga Agustus 2021 sebanyak 129 badan usaha telah mendaftarkan profil perusahaan mereka ke dalam sistem aplikasi khusus di KEK, untuk mendapatkan fasilitas khusus setelah beroperasi di nanti.

“Fasilitas tersebut antara lain pembebasan Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Pembelian atas Barang Mewah (PPnBM), bea masuk, pajak impor, dan cukai,” jelas Menko Perekonomian.

Tetapi, kata Airlangga, sejumlah fasilitas yang diberikan pemerintah itu, tidak menjadi satu-satunya pendorong daya saing di KEK. Maka pemerintah juga terus meningkatkan produksi yang berorientasi ekspor, yang terhubung dengan rantai pasok global, agar investor tertarik menanamkan modal di KEK.

“Dan yang harus di lakukan adalah otomatisasi dengan pengembangan Industri 4.0 guna meningkatkan produktivitas di berbagai industri,” kata Airlangga.

Kemudian, mengenai pengajuan master list, Menko Airlangga mengatakan, hingga Agustus 2021, terdapat 11 dokumen yang telah diajukan, dengan nilai Rp740 miliar dan terdapat 65 dokumen pengajuan pemberitahuan jasa KEK, dengan nilai transaksi Rp1,21 triliun.

Saat ini, Indonesia punya KEK yang tersebar di beberapa provinsi, antara lain KEK Sei Mangkei, KEK Tanjung Lesung, KEK Palu, KEK Mandalika, KEK Galang Batang, KEK Arun Lhokseumawe, KEK Tanjung Kelayang, KEK Bitung, KEK Morotai KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) KEK Sorong, KEK Kendal, KEK Likupang dan KEK Lido. *

Editor: Ruslan Sangadji
  • Bagikan