Sabtu, 20 Juli 2024

Damkarmat Peduli Kota Palu. Ruas Jalan Dibersihkan dari Sedimen Pasir dan Tanah

PEMBERSIHAN JALAN - Petugas Dankarmat Kota Palu melakukan pembersihan jalan dari sedimen pasir tanah dan sampah | Foto: FB Sudaryano Lamangkona

PALU, KAIDAH.ID – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palu, terus membersihkan badan jalan yang tertumpuk material pasir, tanah dan sampah.

“Tujuannya agar kota ini terlihat bersih dari tumpukan sampah, terlihat bersih dari sedimen pasir dan tanah,” kata Kepala Dinas Damkarmat Kota Palu, Sudaryano R. Lamangkona yang ditulis di akun facebooknya.

Sudaryano mengatakan, selain menjaga kebersihan kot, pembersihan jalan itu juga menjadi penting, agar saluran pembuangan air dari jalan ke drainase tidak tertutup sedimen, termasuk sisa campuran semen.

“Sedimen pasir di pinggir jalan sangat banyak dan tebal. Situasi ini kurang baik untuk kesehatan dan keselamatan pengendara dan pejalan kaki,” jelas Anno, sapaan akrab Sudaryano Lamangkona.

Menurut dia, di poros Jalan Ki Maja, di sisi kanan dan kiri jalan terlihat banyak tumpukan pasir bercampur batu hasil galian, tapi dibiarkan saja oleh para pekerja.

“Setelah kerja, mereka meninggalkan begitu saja, tidak diangkut dan tidak dibersihkan. Ini menjadi satu problem tersendiri di kota ini,” kata dia.

Akibatnya, sebut Anno, pasir dan bekas galian tersebut banyak masuk kembali ke drainase.”Itu yang menyebabkan drainase tersumbat. Jadi, begitu hujan, air bisa meluap ke jalan raya,” ucap Anno.

Sebaliknya, kata dia, jika terik matahari dan angin kencang maka pasir, sampah dan debu beterbangan ke mana-mana sehingga kota ini terlihat seperti kota kumuh dan tidak terawat.Kadis Damkarmat menyarankan, kepada pemilik rumah agar sebaiknya menasukan material pasir atau tanah ke pekarangan rumah atau bangunan gedung agar tidak terbawa air hujan.”

Jika bangunan atau suatu tempat tidak memiliki pekarangan, sebaiknya material pasir atau tanah dimasukkan ke dalam karung, agar tidak terbawa air ketika hujan,’ sarannya.

Demikian pula dengan material hasil pekerjaan penggalian di badan jalan, agar dibersihakan kembali dan dibuang dengan menggunakan karung.

“Jangan dibiarkan bertumpuk hingga bisa meluber ke badan jalan karena air atau tertiup angin,” kata Anno. *