Baru Dua Pasangan yang Pasti Bertarung di Pemilukada Kota Palu

  • Bagikan
PEMILU- Ilustrasi pencoblosan Pemilu | Foto: Istimewa

 PALU – Setelah terhenti karena pandemi Covid-19, kini tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Palu sudah berlangsung kembali. Para bakal calon kepala daerah juga telah pasang taji untuk bertarung nantinya.

Meski begitu, sejumlah pasangan bakal calon masih menunggu rekomendasi partai untuk dapat bertarung pada Desember 2020 nantinya. Informasi yang dihimpun kaidah.id, baru pasangan Hadiyanto Rasyid dan Reny Lamadjido yang telah mengantongi rekomendasi dari Partai Hanura dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kemudian Aristan dan Wahyuddin yang telah mengantongi rekomendasi dari Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Palu, H. Alimuddin Alibau membenarkan itu. Dia mengatakan partainya telah merekomendasikan pasangan Hadiyanto Rasyid dan Reny Lamadjido. Bahkan menginstruksikan kepada seluruh kader partainya untuk bekerja keras memenangkan pasangan ini.

“Jika ada kader PKB yang tidak bekerja untuk pasangan Hadiyanto Rasyid dan Reny Lamadjido, dipastikan akan dipecat,” kata Alimuddin Alibau.

Sedangkan PDI Perjuangan Kota Palu, hingga kini belum merekomendasikan pasangan siapa pun untuk bertarung pada Pemilukada Kota Palu nanti. Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Kota Palu, Abdul Fatah, mengatakan, partainya telah mengusulkan tiga nama ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, yakni Hidayat (petahana), Hadiyanto Rasyid (Hanura) dan Imelda Liliana Muhidin (Partai Golkar).

“Soal siapa yang akan direkomendasikan nanti, itu menjadi kewenangan DPP. Kita hanya sekadar mengusulkannya saja,” kata Abdul Fatah yang juga anggota DPRD Kota Palu ini.

Lantaran itu, kata Abdul Fatah, jika ada pihak-pihak yang menyatakan bahwa ada bakal calon tertentu yang telah menerima rekomendasi DPP PDI Perjuangan, itu hanyalah isu yang tidak bertanggung jawab.

Imelda Liliana Muhidin dan Arena JR Parampasi, juga dikabarkan baru akan menerima rekomendasi Partai Golkar dan kemungkinan Partai Gerindra pada Juli 2020 nanti. *

  • Bagikan