Hasanuddin, Dari Menentang Senjata ke Memegang Pena

Ia terpapar pemahaman radikal sampai meningkat menjadi aksi ekstrimisme, saat masih kuliah di Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo, Semarang. Dari situ ia kemudian berniat berjuang bersama-sama umat Islam lainnya di Mindanao.