Kaidah.ID lahir pada 11 Juni 2020, di tengah pandemi Covid-19, dengan satu keyakinan: good news is the good news, bad news is the bad news. Bagi kami, berita baik adalah baik, dan berita buruk adalah buruk —disampaikan apa adanya, tanpa rekayasa.

Nama Kaidah dipilih, karena merujuk pada makna di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI): patokan atau ukuran yang menjadi pedoman manusia dalam bertindak. Dalam kehidupan, kaidah terbagi dalam dua ranah besar — kaidah etika dan kaidah hukum — yang mencakup norma susila, norma agama, serta norma kesopanan.

Berangkat dari semangat itulah, setiap berita yang kami suguhkan selalu berlandaskan pada kaidah tersebut. Kaidah.ID berkomitmen teguh pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ), Pedoman Media Siber dan prinsip-prinsip jurnalisme yang sehat.

Produk jurnalistik kami lebih menekankan pada storytelling ketimbang sekadar straight news. Berita langsung tetap ada, namun bukan prioritas. Kami percaya, cerita yang dituturkan dengan baik akan lebih berdaya guna, menyentuh sisi kemanusiaan, dan memberi makna lebih dalam bagi publik.

Kaidah.ID adalah rumah bersama. Kami independen dan berani, berpihak pada kebenaran, menjaga kepentingan publik, serta mengawal hak asasi manusia. Kami hadir untuk menyampaikan informasi yang jujur, bersih dari hoaks, dan bisa dipercaya.

Bagi kami, yang benar tetaplah benar, dan yang salah tetaplah salah.

Salam,
Kaidah.ID