JAKARTA, KAIDAH.ID – Perombakan besar di tubuh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk resmi terjadi. Lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Senin pagi, 4 Agustus 2025, Riduan resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama (Dirut) Bank Mandiri yang baru, menggantikan Darmawan Junaidi.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi jangka panjang memperkuat struktur organisasi dan mempercepat transformasi bisnis perseroan.
Agenda RUPSLB yang semula dijadwalkan pukul 15.00 WIB, dimajukan menjadi pukul 09.00 WIB dan digelar di Menara Mandiri 1, Jakarta.
Dalam keterangan resminya, Corporate Secretary Bank Mandiri M. Ashidiq Iswara menyebut perubahan jajaran direksi ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi antar fungsi serta memperkuat kontribusi Bank Mandiri terhadap ekonomi berbasis kerakyatan.
Riduan bukanlah wajah baru di lingkungan Bank Mandiri. Ia sebelumnya menjabat sebagai Direktur Corporate Banking dan dikenal memiliki rekam jejak panjang di dunia perbankan.
Lelaki 55 tahun lulusan Universitas Sriwijaya ini memulai kariernya sebagai Auditor Internal di Bank Dagang Negara pada 1996, sebelum resmi bergabung ke Bank Mandiri pasca-merger pada 1999.
Karier Riduan terus menanjak lewat berbagai posisi strategis, baik di tingkat regional seperti di Kantor Wilayah II Palembang, maupun di kantor pusat. Ia pernah menjabat sebagai Head of Internal Control & Compliance, hingga menduduki posisi Vice President dan kemudian naik menjadi Direktur.
Pengalamannya meliputi bidang audit, risiko, kepatuhan, hingga manajemen strategi, menjadikannya sosok yang dinilai tepat untuk memimpin Bank Mandiri dalam fase transformasi berikutnya.
Selain mengangkat Riduan sebagai Dirut, RUPSLB juga menunjuk Henry Panjaitan sebagai Wakil Direktur Utama. Beberapa nama baru pun masuk ke jajaran direksi, seperti M. Rizaldi sebagai Direktur Corporate Banking, dan Saptari sebagai Direktur Consumer Banking.
Penunjukan ini melengkapi susunan kepemimpinan baru yang dianggap representatif dan siap menghadapi tantangan industri keuangan yang semakin dinamis.
Bank Mandiri juga memperkenalkan sejumlah komisaris baru, termasuk Kuswiyoto sebagai Komisaris Utama/Independen, serta Zainudin Amali sebagai Wakil Komisaris Utama/Independen.
Pergantian ini sekaligus mengukuhkan arah baru Bank Mandiri sebagai institusi yang adaptif terhadap perubahan, namun tetap berakar kuat pada tata kelola yang baik. (*)
Editor: Ruslan Sangadji

Tinggalkan Balasan