PALU, KAIDAH.ID – Pemerintah Kota Palu mematangkan rencana pembangunan dan penataan kawasan Elevated Road Silabeta, yang akan mulai dilaksanakan pada 2026. Rencana tersebut dipaparkan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid saat melakukan ekspose di Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa, 11 November 2025.

Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kota Palu memaparkan konsep pengembangan Elevated Road Silabeta, sebagai proyek strategis daerah yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan Teluk Palu.

Menurut Wali Kota, rencana pengembangan tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur jalan, tetapi juga penataan kawasan agar memiliki nilai ekonomi, sosial, dan wisata.

Wali Kota Hadianto menjelaskan, setelah Elevated Road Silabeta rampung, kawasan Teluk Palu akan dikembangkan sebagai pusat aktivitas ekonomi baru dengan melibatkan sektor UMKM.

“Ke depan, kami berencana menghadirkan program food street sepanjang 4,3 kilometer dengan menyediakan sekitar 781 lapak bagi pelaku UMKM sebagai bagian dari penataan kawasan Teluk Palu,” kata Hadianto.

Program tersebut, juga akan dibarengi dengan penataan jalur dua, peningkatan sistem drainase, serta penguatan sektor pariwisata perkotaan. Pemerintah Kota Palu menargetkan, konsep pengembangan kawasan ini mampu meningkatkan pendapatan UMKM secara signifikan pada 2028.

Kepala Perwakilan BPKP Sulawesi Tengah, Agus Yulianto, menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan siap mendukung dari sisi pengawasan dan pendampingan, agar pelaksanaan pembangunan berjalan transparan dan akuntabel.

Pengembangan Elevated Road Silabeta menjadi salah satu proyek prioritas Pemerintah Kota Palu yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus memperkuat tata ruang kawasan Teluk Palu ke depan. (*)

(Ruslan Sangadji)