MOROWALI, KAIDAH.ID – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), menegaskan komitmen penguatan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) melalui tiga pilar utama: profesional, andal, dan kolaboratif, dalam peringatan Bulan K3 Nasional 2026.

Direktur Operasional IMIP, Irsan Widjaja, mengatakan pengelolaan K3 di kawasan industri terpadu seperti IMIP, harus dijalankan secara serius karena tingginya risiko kerja.

“Dalam membangun ekosistem K3 di kawasan IMIP harus bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu profesional, andal, dan kolaboratif,” tegas Irsan Widjaja saat memimpin upacara Bulan K3 Nasional, Senin, 12 Januari 2026.

Ia menambahkan, pilar profesional menuntut SDM yang kompeten dan tersertifikasi, pilar andal memastikan sistem K3 berjalan efektif di lapangan, sementara kolaboratif mengharuskan sinergi antara pengelola kawasan, tenant, kontraktor, pekerja, dan pemerintah.

“Pengelolaan K3 hanya akan berhasil, jika seluruh pihak terlibat aktif dan tidak mentoleransi tindakan maupun kondisi tidak aman,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, IMIP juga meluncurkan IMIP Life Saving Rule (ILSR) sebagai pedoman keselamatan kerja di area berisiko tinggi. Aturan ini akan disosialisasikan secara rutin kepada seluruh pekerja dan tenant sepanjang 2026.

Deputi Manager Departemen OHS IMIP, Rudi Cahyadi, menegaskan keselamatan adalah prioritas utama.

“Setiap aturan dibuat untuk melindungi nyawa kita. Tidak ada target yang lebih penting dari keselamatan. Semua harus pulang selamat,” katanya.

Peringatan Bulan K3 Nasional di IMIP akan berlangsung hingga 12 Februari 2026 dengan berbagai kegiatan edukatif dan sosialisasi keselamatan kerja. (*)

(Ruslan Sangadji)