PALU, KAIDAH.ID – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah (Sulteng) menargetkan provinsi ini meraih Harmony Award 2026. Target tersebut menjadi salah satu motivasi utama untuk memperkuat sinergi lintas lembaga dalam merawat kerukunan dan menguatkan moderasi beragama di Sulteng.
Ketua FKUB Sulawesi Tengah, KH. Zainal Abidin, menyampaikan hal itu, saat kunjungan silaturahmi pengurus FKUB Sulteng ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulteng, Rabu, 21 Januari 2026. Rombongan FKUB diterima Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, Junaidin.
Kyai Zainal mengatakan, pencapaian Harmony Award 2026 hanya dapat diraih, jika ada kolaborasi yang kuat antara FKUB, Kementerian Agama, dan pemerintah daerah di semua jenjang, baik provinsi maupun kabupaten dan kota.
“Harapan kita mendapatkan Harmony Award 2026. Kita harus bersinergi dengan pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi. Kalau sinergi dan kolaborasi itu berjalan baik, indeks kerukunan juga akan baik,” ujarnya.
Menurut Kyai Zainal, Sulawesi Tengah memiliki modal sosial yang kuat untuk menjadi daerah rujukan kerukunan nasional. Namun, upaya tersebut harus dijaga secara konsisten melalui kerja bersama lintas sektor, terutama di tengah masih adanya stigma negatif dari pihak luar terhadap daerah ini.
Ia juga mengakui tantangan yang dihadapi FKUB dan lembaga lainnya, akibat kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat. Meski demikian, ia menegaskan, keterbatasan anggaran tidak boleh menghentikan kerja-kerja merawat kerukunan, terutama di tingkat masyarakat.
“Dengan segala keterbatasan, kita membangun kemitraan. Program tetap harus berjalan, karena tujuan kita bagaimana mengabdi dan menjaga keharmonisan di Sulteng,” katanya.
Guru Besar UIN Datokarama Palu ini berharap, sinergi yang selama ini terjalin baik antara FKUB dan Kanwil Kemenag Sulteng dapat diterapkan hingga tingkat kabupaten dan kota. Ia menilai dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mendukung program-program kerukunan.
Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, Junaidin, menyambut baik target Harmony Award 2026 yang dicanangkan FKUB Sulteng. Ia menegaskan, merawat kerukunan merupakan salah satu fokus utama Kementerian Agama dan menjadi tanggung jawab bersama.
Ia mengapresiasi peran FKUB Sulteng, karena telah menunjukkan dampak nyata dalam mempererat hubungan antarumat beragama di Sulteng. Menurutnya, program-program FKUB telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat lintas agama.
“FKUB adalah mitra strategis Kementerian Agama. Perannya dalam merawat kerukunan sudah teruji,” ujarnya.
Junaidin menyatakan komitmennya untuk mendukung kegiatan penguatan moderasi beragama yang dijalankan FKUB, serta mendorong jajaran Kemenag di tingkat kabupaten dan kota, agar membangun komunikasi dan sinergi yang baik dengan FKUB di daerah masing-masing.
Sekretaris FKUB Sulawesi Tengah, Muh Munif Godal, menegaskan kesiapan FKUB untuk terus berkolaborasi dengan Kemenag dan pemerintah daerah. Ia berharap penguatan sinergi lintas lembaga tersebut dapat menjadi fondasi kuat bagi Sulteng untuk meraih Harmony Award 2026. (*)
(Ruslan Sangadji)
FKUB Sulteng Target Raih Harmony Award 2026
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Tinggalkan Balasan