BOGOR, KAIDAH.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan keyakinannya, bahwa masa depan Indonesia berada dalam kondisi aman. Pernyataan itu disampaikan saat memberikan Taklimat dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin , 2 Februarui 2026.
“Hati saya bergetar, melihat, mendengar, dan merasakan semangat saudara-saudara sekalian. Kalau semangat saudara sungguh-sungguh berasal dari kalbu saudara-saudara sekalian yang paling dalam, masa depan bangsa kita saya yakin aman. Dan saya yakin kita akan berhasil,” kata Presiden Prabowo, yang disambut tepuk tangan peserta.
Presiden juga menyinggung pandangan sejumlah pihak, yang meragukan kemampuan Indonesia untuk bersatu. Menurutnya, ada anggapan bahwa bangsa dengan keragaman suku, ras, agama, dan ratusan bahasa tidak mungkin bisa bergotong royong dalam satu kerangka negara.
“Mereka tidak bisa membayangkan bagaimana negara yang sekian banyak suku bangsa, kelompok etnis, sekian ras, sekian agama besar, ratusan bahasa, bisa berkumpul, bisa bersatu, bisa mengejar cita-cita dalam suatu kerangka Negara Kesatuan. Mereka tidak bisa bayangkan!” tegasnya.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo mengingatkan jajaran pemerintah pusat hingga daerah agar memahami peran sebagai pelayan masyarakat. Ia menegaskan, keberadaan para pejabat publik semata-mata untuk kepentingan rakyat.
“Kita berada di sini adalah karena rakyat kita. Kita berada di sini untuk melayani rakyat kita. Kita harus mengerti bahwa nasib bangsa ada di pundak kita semua, saudara-saudara sekalian, sebagai pemerintahan, sebagai pimpinan rakyat,” katanya.
RAKORNAS DIHADIRI RIBUAN PESERTA
Rakornas 2026 diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan dihadiri sekitar 4.011 peserta. Mereka terdiri atas pimpinan kementerian dan lembaga, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, hingga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Indonesia.
Tahun ini, Rakornas mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045.” Kegiatan ini merupakan kelanjutan pelaksanaan tahun sebelumnya sekaligus bagian dari dukungan terhadap implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Benni Irwan, menjelaskan bahwa pemilihan tema
BAHAS PROGRAM STRATEGIS PRESIDEN
Dalam Rakornas tersebut, Kemendagri menghadirkan jajaran Kabinet Merah Putih, mulai dari menteri koordinator, menteri, hingga pimpinan lembaga negara, termasuk unsur TNI dan Polri sebagai narasumber sesi tematik.
Sejumlah program strategis yang dibahas meliputi kebijakan ekonomi, investasi, dan energi, serta penguatan program kerakyatan seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, swasembada pangan, Kampung Nelayan Merah Putih, hingga program Makan Bergizi Gratis.
Selain itu, dibahas pula peran Kejaksaan, TNI, Polri, dan KPK dalam pengamanan, penegakan hukum, serta pengawasan guna memastikan pelaksanaan program berjalan efektif, transparan, dan berkelanjutan. (*)
(Ruslan Sangadji)

Tinggalkan Balasan