MOROWALI, KAIDAH.ID – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menyalurkan bantuan satu unit perahu wisata kepada Pemerintah Desa Bete-Bete, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Sabtu, 7 Februari 2026. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pengembangan pariwisata desa sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir.
Perahu wisata ini digunakan sebagai sarana transportasi laut guna menunjang mobilisasi wisatawan menuju sejumlah destinasi unggulan di Desa Bete-Bete, seperti Wisata Bahomompa, Andaro, serta beberapa kawasan wisata pesisir lainnya.
Perahu tersebut memiliki kapasitas 20 gross ton (GT), mampu mengangkut hingga 30 penumpang, serta dilengkapi dengan fasilitas keselamatan berupa life jacket sesuai standar keselamatan pelayaran.
Supervisor CSR PT IMIP, Agus Sepriyanto, mengatakan bantuan perahu wisata merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dijalankan perusahaan secara berkelanjutan.
“Bete-Bete memiliki potensi pariwisata yang sangat besar, khususnya wisata bahari. Perahu wisata ini kami siapkan untuk mendukung aksesibilitas wisatawan agar lebih mudah dan aman,” kata Agus.
Ia menambahkan, dukungan sarana transportasi laut tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
“Harapannya, semakin banyak wisatawan yang datang, maka peluang usaha masyarakat juga akan semakin terbuka dan pendapatan warga bisa meningkat,” ujarnya.
Selain bantuan perahu wisata, PT IMIP juga telah menyalurkan berbagai sarana dan prasarana pendukung pariwisata di Desa Bete-Bete. Bantuan tersebut meliputi pembangunan dermaga sandar perahu, penyediaan toilet di kawasan wisata, dukungan fasilitas rumah ibadah, serta pembangunan spot foto (photo booth) di kawasan Wisata Andaro.
PT IMIP juga mendorong keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal dalam pengembangan pariwisata desa. Sejumlah UMKM binaan difasilitasi untuk menjajakan produk kuliner dan jasa di kawasan wisata, sehingga memberikan nilai tambah ekonomi serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat.
Program pengembangan pariwisata desa ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pariwisata, Pemerintah Desa Bete-Bete, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Karang Taruna, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga unsur masyarakat lainnya. Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Kepala Desa Bete-Bete, Ridwan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan PT IMIP kepada masyarakat desanya.
“Bantuan perahu wisata ini sangat membantu kami dalam mengembangkan potensi wisata desa. Perahu ini akan dimanfaatkan untuk mendukung mobilisasi wisata serta kegiatan ekonomi masyarakat,” kata Ridwan.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah desa dan PT IMIP dapat terus berlanjut.
“Kami berharap kerja sama ini terus ditingkatkan agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat Desa Bete-Bete,” ujarnya.
Sebagai desa nelayan, Bete-Bete memiliki potensi besar di sektor kelautan dan pariwisata. Tingginya kunjungan masyarakat, termasuk para pekerja di kawasan industri IMIP, menjadi peluang strategis bagi pengembangan wisata pesisir. PT IMIP pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program berkelanjutan demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. (*)
(Ruslan Sangadji)

Tinggalkan Balasan