Pembentukan Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha, sekaligus menandai perubahan struktur komando kewilayahan TNI AD di Maluku Utara. Dengan adanya Kodam tersendiri, wilayah Maluku Utara kini memiliki satuan komando utama yang secara khusus membawahi pembinaan teritorial dan pertahanan darat di provinsi tersebut

MAYOR Jenderal (Mayjen) TNI Nefra Firdaus, dipercaya menjadi Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXVIII/Moloku Kie Raha, Kodam baru yang wilayah komandonya mencakup Provinsi Maluku Utara.

Nefra menjadi Pangdam pertama, setelah Presiden Prabowo Subianto meresmikan Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha bersama lima Kodam baru lainnya dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin, Oktober 2026.

Pembentukan enam Kodam baru tersebut menjadi bagian dari penguatan organisasi kewilayahan TNI Angkatan Darat. Dengan tambahan enam Kodam, jumlah Kodam di jajaran TNI AD kini menjadi 27 dari sebelumnya 21 Kodam.

Selain Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha di Maluku Utara, lima Kodam baru yang diresmikan adalah Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah di Kepulauan Riau, Kodam XXVI/Mataram di Daerah Istimewa Yogyakarta, Kodam XXVII/Sobe Sonbai di Nusa Tenggara Timur, Kodam XXIX/Mambruk di Papua Tengah, dan Kodam XXX/Rinombara di Nusa Tenggara Barat.

Lulusan Akmil 1992

Mayjen TNI Nefra Firdaus merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1992. Ia lahir di Padangsidimpuan, Sumatera Utara, pada 5 September 1969.

Sebelum ditunjuk sebagai Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha, Nefra tercatat menjabat sebagai Dekan Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI). Ia juga pernah menduduki posisi Kepala Staf Kodam (Kasdam) XV/Pattimura.

Karier militernya diwarnai sejumlah penugasan strategis. Nefra pernah menjabat Komandan Batalyon 812/Bantuan Sat 81/Kopassus, Komandan Kodim 1415/Selayar, Komandan Brigif 16/Wira Yudha, Asisten Teritorial Kasdam Iskandar Muda, serta Komandan Korem 012/Teuku Umar.

Ia kemudian dipercaya sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) pada 2020–2021. Setelah itu, Nefra menjabat Wakil Asisten? [Wair] Kodiklatad pada periode 2021–2024, sebelum ditugaskan sebagai Kasdam XV/Pattimura mulai 1 April 2024.

Dalam bidang pendidikan militer, Nefra pernah mengikuti sejumlah pendidikan dan kursus, antara lain Sussarcabif, Dik PARA, Dik Gultor, Selapa I/Infanteri, Selapa II/Infanteri, Dikreg Sesko TNI, serta PPRA LVIII Lemhannas RI.

Kodam Baru Berkedudukan di Sofifi

Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha merupakan satuan baru dalam struktur komando kewilayahan TNI Angkatan Darat. Markas Kodam dipersiapkan berkedudukan di Sofifi, ibu kota Provinsi Maluku Utara.

Markas Kodam tersebut dipersiapkan di kawasan eks lahan Hak Guna Bangunan (HGB) 03 milik PT Darko di Sofifi. Kawasan tersebut nantinya menjadi pusat komando TNI AD untuk wilayah Maluku Utara.

Pembentukan Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha, sekaligus menandai perubahan struktur komando kewilayahan TNI AD di Maluku Utara. Dengan adanya Kodam tersendiri, wilayah Maluku Utara kini memiliki satuan komando utama yang secara khusus membawahi pembinaan teritorial dan pertahanan darat di provinsi tersebut.

Penguatan struktur kewilayahan ini menjadi bagian dari rencana penataan organisasi TNI AD. Sebelumnya TNI AD memiliki 21 Kodam yang mencakup 38 provinsi. Setelah enam Kodam baru diresmikan, masih terdapat 11 Kodam yang direncanakan dibentuk untuk mencapai target satu Kodam di setiap provinsi.

Dengan dilantiknya Mayjen TNI Nefra Firdaus, Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha kini memiliki Pangdam pertama yang akan memimpin proses awal pengembangan organisasi dan penguatan komando kewilayahan TNI AD di Maluku Utara. (*)

(Ruslan Sangadji)