JAKARTA, KAIDAH.ID – Kepercayaan masyarakat terhadap kondisi perekonomian nasional kembali melemah. Data Bank Indonesia (BI) mencatat Indeks Kondisi Ekonomi saat ini (IKE) pada Agustus 2025 turun menjadi 105,1, atau lebih rendah 1,5 poin dibandingkan Juli 2025 yang tercatat 106,6.
Capaian ini sekaligus menjadi yang terendah sejak April 2022, ketika IKE jatuh ke angka 98,9 akibat dampak pandemi Covid-19 varian Delta. IKE menggambarkan persepsi masyarakat terhadap penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, serta pembelian barang tahan lama.
Penurunan IKE pada Agustus dipicu melemahnya Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK). BI melaporkan IKLK berada di level 93,2 atau masuk kembali ke zona pesimis. Angka tersebut juga menandai empat bulan berturut-turut berada di bawah 100, sekaligus menjadi yang terendah sejak Maret 2022 dengan capaian 87,7.
Kondisi ini menunjukkan, masyarakat menilai lapangan kerja semakin sulit didapat. BI menilai pelemahan optimisme terkait ketersediaan pekerjaan dapat berimbas pada konsumsi rumah tangga, karena masyarakat cenderung menahan belanja.
Selain itu, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) juga melemah menjadi 117,2 pada Agustus 2025, turun dari 118,1 pada Juli 2025. Meski masih berada di zona optimis, angka tersebut sama dengan posisi September 2022, atau kembali ke level hampir tiga tahun lalu.
BI menegaskan, pelemahan keyakinan konsumen perlu dicermati karena konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi, dengan kontribusi lebih dari 50 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. (*)
Editor: Ruslan Sangadji

Tinggalkan Balasan