JAKARTA, KAIDAH.ID – Wakil Ketua MPR RI yang juga anggota DPD RI, M. Akbar Supratman, menyatakan komitmennya untuk membantu perbaikan infrastruktur pendidikan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). Salah satu fokusnya adalah pembangunan kembali SDN 1 Bangga di Kecamatan Dolo Selatan, yang kondisinya kini jauh dari kata layak.

Akbar menegaskan dirinya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Pengelola BUMN (sebelumnya Kementerian BUMN), untuk mengupayakan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari salah satu BUMN guna membiayai renovasi sekolah tersebut.

Menurutnya, langkah ini penting agar anak-anak di Sigi bisa mendapatkan fasilitas belajar yang aman dan nyaman.

“Sudah dilakukan survei, dan sekarang kami menunggu proposal yang sedang disiapkan oleh pihak sekolah. Insya Allah akan segera direalisasikan,” kata Akbar yang bernama lengkap Abcandra M. Akbar Supratman ini.

Tak hanya SDN 1 Bangga, dalam koordinasinya dengan Bupati Sigi, Muhamad Rizal Intje Nae, Bupati juga menitipkan harapan agar perhatian serupa dapat diberikan untuk SMP di Desa Bangga, yang kondisinya tak kalah memprihatinkan. Akbar menyambut baik permintaan tersebut dan menyatakan siap untuk ikut memperjuangkannya.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Bupati Sigi, dan beliau menyampaikan terima kasih serta menitipkan agar SMP di Bangga juga bisa dibantu. Ini akan menjadi bagian dari upaya kita bersama,” ujarnya.

Komitmen Akbar ini menjadi bukti nyata peran wakil rakyat dalam memperjuangkan akses pendidikan yang lebih baik, khususnya di daerah-daerah yang masih tertinggal dari sisi sarana prasarana.

Sebagai informasi, SDN 1 Bangga saat ini memiliki 96 siswa dan 13 tenaga pendidik. Bangunan sekolah tersebut mengalami kerusakan parah dengan dinding berlubang, bagian atap dan lantai yang lapuk, serta fasilitas belajar yang sangat terbatas.

Dalam kondisi tersebut, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung, meski dengan segala keterbatasan.

Warga sekitar pun menyambut baik langkah Akbar. Mereka berharap perhatian ini benar-benar diwujudkan agar anak-anak di Sigi bisa belajar dengan aman, tenang, dan nyaman. (*)

Editor: Ruslan Sangadji