PALU, KAIDAH.ID – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (LH-BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, menilai Kota Palu memiliki peluang besar meraih Penghargaan Adipura pada tahun 2026. Penilaian tersebut disampaikan saat meninjau langsung UPTD Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kawatuna, Kamis, 18 Desember 2025, didampingi Wali Kota Palu Hadianto Rasyid.

Menurut Menteri LH-BPLH, pengelolaan persampahan di Kota Palu menunjukkan perkembangan positif. Ia menyebut, pengelolaan TPA harus dilakukan secara berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta didukung komitmen kuat pemerintah daerah.

Menteri menekankan pentingnya penguatan pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, mulai dari pemilahan di sumber, peningkatan daur ulang, hingga penerapan teknologi pengolahan sampah yang sesuai dengan karakteristik daerah. Ia mendorong agar pengelolaan TPA Kawatuna terus ditingkatkan menuju sistem sanitary landfill yang memenuhi standar lingkungan.

Dengan langkah yang telah dan terus dilakukan Pemerintah Kota Palu, Menteri menilai Palu layak masuk nominasi dan berpeluang besar meraih Adipura pada 2026.

Sementara itu, Wali Kota Palu menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat dan memastikan pemerintah daerah terus melakukan pembenahan pengelolaan sampah melalui peningkatan sarana prasarana, edukasi masyarakat, serta penguatan kolaborasi lintas sektor.

Pemerintah Kota Palu juga menegaskan komitmen mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan. (*)

(Moch. Subarkah)