JAKARTA, KAIDAH.ID – Nelson Metubun, salah seorang pejabat di Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng), dilantik sebagai Direktur Pestisida pada Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan langsung oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, di Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026 sekitar pukul 09.00 WIB, bersamaan dengan pelantikan sejumlah pejabat Kementerian Pertanian lainnya.
Nelson Metubun merupakan aparatur sipil negara (ASN) asal Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Sebelum dipercaya menduduki jabatan strategis di tingkat nasional, ia menjabat sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sulawesi Tengah sejak 4 Maret 2022 hingga 31 Desember 2025.
Selama menjabat Kadis TPH Sulteng, sejumlah capaian berhasil diraih, di antaranya penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan nilai “A” selama tiga tahun berturut-turut, serta berbagai penghargaan nasional di sektor tanaman pangan dan hortikultura.
Pada tahun 2023, Sulawesi Tengah juga tercatat sebagai provinsi penyumbang surplus beras nasional peringkat ke-9, dan menjadi salah satu lokasi Panen Raya Serentak Nasional. Selain itu, Provinsi Sulawesi Tengah sukses menyelenggarakan Jambore Nasional Penyuluh Pertanian, yang dihadiri sekitar 5.000 penyuluh dari seluruh Indonesia.
Nelson Metubun lahir di Parepare, 16 November 1972. Pendidikan dasar hingga menengah ditempuh di Kabupaten Parigi Moutong, sementara pendidikan Strata 1 dan Strata 2 diselesaikan di Universitas Tadulako Palu. Saat ini, ia tengah menempuh pendidikan doktoral, serta Program Studi Profesi Insinyur (PSPPI) di universitas yang sama.
Kariernya sebagai ASN, dimulai pada 1998 sebagai CPNS Penyuluh Pertanian Spesialis di Sulawesi Tengah. Ia juga dikenal sebagai tokoh penyuluhan pertanian, dan saat ini menjabat Ketua Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Sulawesi Tengah periode 2024-2029.
Dengan pangkat terakhir Pembina Utama Madya (IV/d), Nelson Metubun diharapkan mampu memperkuat pengendalian dan pengelolaan pestisida nasional, guna mendukung ketahanan pangan Indonesia. (*)
(Moch. Subarkah)

Tinggalkan Balasan