PALU, KAIDAH.ID – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Mohammad Arus Abdul Karim, menggelar reses di wilayah lingkar tambang Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin, 9 Februari 2026. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 500 warga lingkar tambang.

Dalam reses tersebut, Mohammad Arus Abdul Karim mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi masyarakat. Sejumlah warga menyampaikan harapan, agar ada pemberdayaan masyarakat di sekitar tambang, terutama di bidang ekonomi.

Aspirasi itu mencakup pelatihan dan bantuan usaha seperti tata boga, tata busana, hingga permintaan agar masyarakat Poboya dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan terkait pengembangan pertambangan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Mohammad Arus menegaskan bahwa DPRD Sulteng terbuka terhadap usulan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia meminta warga segera mengajukan proposal bantuan usaha melalui kelompok-kelompok usaha, sesuai dengan mekanisme pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.

“Terkait pemberdayaan ekonomi dan bantuan usaha, silakan ajukan proposal melalui kelompok usaha. Itu mekanisme yang lazim dan bisa diperjuangkan,” kata Ketua DPRD Sulteng di hadapan warga.

Sementara itu, terkait isu pertambangan, Mohammad Arus menyatakan sepakat bahwa masyarakat Poboya harus mendapatkan ruang dan dilibatkan, mengingat mereka merupakan warga negara yang terdampak langsung aktivitas tambang.

Meski demikian, Mohammad Arus Abdul Karim yang juga Ketua MPW Pemuda Pancasila itu menjelaskan, regulasi pertambangan merupakan kewenangan pemerintah pusat, sementara DPRD menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi sesuai kewenangannya.

“Masalah regulasi pertambangan memang ada di pusat, tapi DPRD tetap menjalankan fungsinya untuk memastikan aspirasi masyarakat terdengar dan diperjuangkan,” ujarnya.

GOLKAR PEDULI RAMADHAN

Selain kegiatan reses, Mohammad Arus Abdul Karim yang juga sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Tengah itu juga menggelar aksi sosial bertajuk Golkar Peduli Ramadhan.

Dalam kegiatan tersebut, ia membagikan sebanyak 500 paket sembako kepada warga Kelurahan Poboya sebagai bentuk kepedulian sosial menjelang bulan suci Ramadhan.

“Golkar Peduli Ramadhan ini penting, karena masyarakat sangat membutuhkan. Ini juga merupakan instruksi Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, agar Golkar selalu hadir dan bekerja di tengah-tengah rakyat, terlebih menjelang Ramadhan,” tandas Mohammad Arus Abdul Karim. (*)

(Ruslan Sangadji)

Rahmad Arysad berkontribusi dalam berita ini)