PALU, KAIDAH.ID – Podcast Resonara menggelar program Ngaji Budaya pada Senin, 9 Februari 2026, dengan menghadirkan antan Wali Kota Palu, Hidayat, sebagai narasumber. Dalam diskusi tersebut, ia membahas hubungan adat, budaya, dan nilai sosial masyarakat Kaili.

Hidayat menyampaikan, istilah budaya, adat, adat istiadat, dan tradisi sering disalahpahami, padahal masing-masing memiliki makna yang berbeda dalam kajian sosial dan budaya.

“Ada empat istilah yang sering dipakai bersamaan, yaitu budaya, adat, adat istiadat, dan tradisi, padahal semuanya berbeda,” kata Hidayat.

Ia menjelaskan, kajian tentang adat berangkat dari konflik sosial yang terjadi di Kota Palu pada 2012, yang menunjukkan mulai terkikisnya nilai toleransi dan kekeluargaan di tengah masyarakat Kaili.

Menurutnya, nilai dasar masyarakat Kaili seperti toleransi, gotong royong, dan kekeluargaan merupakan fondasi budaya yang sejalan dengan nilai Pancasila.

Hidayat juga menekankan pentingnya pendidikan sejak dini untuk menjaga nilai-nilai adat agar tidak hilang di kalangan generasi muda.

Program Ngaji Budaya melalui Podcast Resonara diharapkan menjadi ruang edukasi publik dalam merawat adat dan budaya sebagai penopang harmoni sosial masyarakat Kaili. (*)

(Ruslan Sangadji)