BALI, KAIDAH.ID – Para pengusaha event organizer, yang tergabung dalam Forum Backstagers Indonesia (FBI), menetapkan Kota Palu, sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III.
Penetapan tuan rumah itu, merupakan kesepakatan bersama forum Rakernas II pada 7 – 9 Maret 2023 di Bali.
Ketua Backstagers Sulawesi Tengah (Sulteng), Budi Hilolo mengatakan, Kota Palu sangat siap menjadi tuan rumah Rakernas FBI pada Oktober atau November 2023 mendatang.
“Insya Allah kami siap. Kami melaksanakan kepercayan itu dengan baik,” katanya.
Sementara itu, pada Rakernas II FBI di Bali, para pengusaha penyelenggara acara itu menghasilkan lima rekomendasi untuk pemerintah, yaitu:
- Kemudahan, percepatan perijinan dan standarisasi biaya pengamanan kepolisian pada industri even.
- Penertiban tenaga kerja asing ilegal, yang terlibat di industri even.
- Pemerintah dan DPR RI/ DPRD, wajib melibatkan asosiasi pengusaha event dalam perumusan aturan, UU dan perda industri even.
- Menurunkan pajak proporasi tiket pertunjukan menjadi 10%.
- Keterbukaan pengadaan lelang pemerintah pusat dan daerah bidang jasa penyelenggaraan acara.
“Rekomendasi tersebut, untuk dalam menunjang percepatan dan perkembangan ekosistem industri even di Tanah Air,” kata Ketua Umum FBI, Sofyan Nasution.
Rekomendasi itu juga, katanya, berdasarkan masukan para pengusaha pelaksana acara, yang mereka sampaikan saat memberikan pandangan umum pada rakernas.
“Banyak hambatan dan perkembangan industri even di daerah. Maka rekomendasi itu menjadi aspirasi para pengusaha penyelenggara acara,” ujarnya.
Dia berharap, rekomendasi tersebut dapat menjadi solusi, untuk perkembangan penyelenggara acara, baik di tingkat nasional maupun daerah. Itu juga, sebagai wujud dukungan terhadap instruksi Presiden untuk mendorong perekonomian nasional dan daerah.
“Kami sangat mendukung semua program, serta instruksi Presiden Jokowi, dalam mewujudkan penciptaan tenaga kerja lokal yang produktif dan akan meningkatkan perekonomian nasional dan daerah,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan