Habib Abubakar juga menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Maluku Utara, Pemkot Ternate, Pemkot Banjarbaru.
Habib Abubabakar juga menyampaikan terima kasihnya, kepada Sultan dari empat kesultanan dari Maluku Utara.
Empat sultan itu adalah Sultan Tidore Husen Syah, Sultan Ternate Hidayatullah Syah, Jogugu Sultan Bacan Mochdat Arif dan Sultan Jailolo Ahmad Abdullah Syah.
Habib Abubakar, yang terkenal dengan sapaan Abuya itu menerangkan, gelar itu bukan untuk gagah-gagahan.
Gelar itu ia persembahkan kepada para murid di Ternate, Palu, Makassar, Banjarmasin, Papua, Malaysia hingga Singapura.
“Kiranya, gelar ini akan menjadi inspirasi dan motivasi untuk kita semua, dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” ucapnya.
Di akhir pidato, Habib Abubakar juga menyampaikan penghargaan kepada Presiden Joko Widodo, Kapolri, Kepala Staf Presiden Moeldoko serta seluruh mitranya.
Sementara itu, Sultan Ternate Hidayatullah Sjah dalam sambutannya mengatakan, sebagai sosok ulama, guru, sekaligus pendakwah, Habib Abu Bakar merupakan sosok, yang sangat menginsipirasi masyarakat Islam.
Sultan Ternate mengatakan, kehadiran para Sultan Moloku Kie Raha, dan Gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba, untuk menyaksikan pemberian Doktor Causa, kepada Habib Abu Bakar.
“Kami hadir di sini, untuk menyaksikan langsung seorang guru, pendakwah, sekaligus sosok yang sangat inspriratif menerima pengukuhan Doktor Causa,” kata Sultan Ternate.
Habib Abubakar memang sudah lebih 30 tahun berdakwah di Tanah Air. Ia memulainya dari Papua, kemudian menginjakan kakinya di Ternate pada 1980.
Setelah itu ke Kalimantan, Sulawesi dan sekarang di Kota Depok, Jawa Barat. Di kota itu, Abuya mendirikan Majelis Ta’lim Habib Abu Bakar Al-Atthos Az-Zabidi.
Baca perjalanan dakwah bin Hasan Alatas Azzabidi di sini. (*)

Tinggalkan Balasan