JAKARTA, KAIDAH.ID – Komite Olimpiade Indonesia (KOI) akan menggelar 2nd ANOC World Beach Games (AWBG) 2023 pada 5 – 12 Agustus di Bali.
Sebanyak 1.500 atlet dari 130 negara akan menjadi peserta pada pesta olahraga terbesar ketiga, setelah Olimpiade Musim Panas dan Musim Dingin itu.
Israel, menjadi salah satu negara yang juga ikut dalam AWBG tersebut, karena lolos dalam kualifikasi, pada nomor renang di perairan terbuka.
Lantaran itu, dengan pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20, dikhawatirkan akan berdampkan pula pada AWBG, karena Israel juga menjadi peserta.
Namun, Ketua KOI Raja Sapta Oktohari, berjanji dengan semangat sportivitas olahraga, ia akan berjuang hingga akhir.
Oleh karena itu, kata Okto — sapaan akrab Raja Sapta Oktohari, ia terus berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk Gubernur Bali I Wayan Koster.
“Saya melihat, komunikasi memang harus rata,” kata Okto, Rabu 29 Maret 2023 di Jakarta.
Okto bilang, ia telah menjelaskan kepada Pak Gubernur Bali, bukan kali pertama Komite Olimpiade Indonesia menyelenggarakan event besar.
Sebelumnya, KOI sudah pernah menggelar event besar, dan setiap cabang olahraga punya statuta sendiri.
Sebelumnya, Gubernur Wayan Koster sempat bersurat kepada Menpora, untuk menolak timnas Israel berlaga di Bali, dalam Piala Dunia FIFA U-20.
Tak lama setelah itu, FIFA membatalkan drawing Piala Dunia FIFA U20 di Denpasar, yang semula akan berlangsung pada 31 Maret.
Namun Okto optimistis, pelaksanaan pesta olahraga terbesar ketiga itu, tetap akan berlangsung.
“Dan atlet renang Israel tetap hadir sebagai peserta di AWBG nanti,” kata Okto.
AWBG Bali 2023, akan mempertandingkan 14 cabor.
Di antaranya 10 cabor mandatory atau wajib, yaitu Open Water Swimming 5km, Beach Water Polo, Beach Soccer dan Beach Handball.
Kemudian individual Kata Karate, Kite Foil, Beach Tennis, Aquathlon, dan Beach Volleyball 4×4 and Beach Wrestling.
Dan empat cabor tambahan yang terpilih, yaitu basket 3×3, Air Badminton, Rowing Beach Sprint, dan Surfing.
Okto mengatakan, berdasarkan prinsip utama, AWBG 2023 dapat membawa keberlanjutan, menjangkau generasi muda, serta inklusivitas. (*)

Tinggalkan Balasan