MOROWALI, KAIDAH.ID – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) membangun drainase beton sepanjang 8,2 kilometer di ruas Jalan Nasional Trans Sulawesi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Pembangunan yang dilakukan bersama Balai Pelaksana Jalan Nasional Sulteng dan Pemerintah Kabupaten Morowali ini, bertujuan mencegah banjir serta mendukung kelancaran lalu lintas di kawasan industri Bahodopi.
Head CSR IMIP, R. Tommy Adi Prayogo, mengatakan, proyek tersebut mencakup Desa Labota hingga Desa Fatufia dan ditargetkan rampung pada akhir 2026. Hingga saat ini, pembangunan telah terealisasi sepanjang 4,2 kilometer di Desa Labota dan 1 kilometer di Desa Fatufia.
“Pada 2025, pembangunan tahap I hingga III telah terealisasi sepanjang 4,2 kilometer di Desa Labota, mulai dari flyover hingga kanal Labota. Sementara saat ini, di Desa Fatufia sudah terbangun sekitar 1 kilometer dan ditargetkan mencapai 4 kilometer hingga akhir tahun,” jelasnya dalam keterangan resmi Head of Media Department PT IMIP, Dedy Kurniawan, Kamis, 16 April 2026.
Ia menambahkan, pembangunan drainase beton ini merupakan respons atas pesatnya pertumbuhan kawasan industri, yang berdampak pada sistem aliran air di sekitar jalan nasional.
“Tujuan utamanya untuk mencegah genangan dan banjir, karena kontur jalan lebih tinggi dari bangunan warga. Kami ingin memastikan saluran air berfungsi optimal agar pengguna jalan tetap aman dan nyaman,” ujarnya.
Selain pembangunan drainase, IMIP juga telah melakukan perbaikan darurat pada 10 titik jalan rusak sepanjang 1,29 kilometer pada Februari 2026. Pada 2025, perusahaan turut menata ruas jalan nasional sepanjang 1,6 kilometer di 18 titik. (*)
(Ruslan Sangadji)

Tinggalkan Balasan