PALU, KAIDAH.ID – Pasangan suami istri (pasutri) selalu mengharapkan adanya hubungan yang harmonis di rumah tangga masing-masing. Salah satu sebab hancurnya keharmonisan itu, karena tidak menjaga dan merawat organ reproduksi pasutri. Lantaran itu, Wakil Wali Kota Palu, Reny Lamadjido menyarankan, agar pasutri harus dapat memeriksa dan merawat organ kesehatan reproduksi tersebut.
“Agar organ reproduksi tetap sehat dan berfungsi dengan baik dan normal maka harus rutin memeriksakannya ke dokter,” saran Wakil Wali Kota Palu saat menjadi pembicara pada acara Pertemuan Rutin Ikatan Adhyaksa Dhamakarini Wilayah Sulteng, Senin 1 November 2021.
Menurut Wawali yang juga mantan Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah itu, kesehatan organ reproduksi tak hanya suatu keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial saja, tetapi aspek berhubungan dengan alat reproduksi yang baik, berfungsi dan prosesnya juga termasuk di dalamnya.
“Jika kesehatan reproduksi terganggu, dapat memengaruhi keharmonisan hubungan rumah tangga atau pasutri. Tak hanya itu, kesehatan reproduksi juga sangat mengganggu kelancaran proses kehamilan dan persalinan,” kata Wawali Palu.
Lantaran itu, Wawali ia meminta untuk menjaga kesehatan reproduksi baik laki-laki maupun perempuan.
Ikuti Tips merawat organ reproduksi wanita dan pria di halaman berikut:
Community Leader Reprodu Talk, Betarani Resistia, menjelaskan, jika ada penyakit pada alat reproduksi maka akan memengaruhi sistem reproduksi itu sendiri.
“Bahkan bisa menyebabkan komplikasi dan kematian,” kata Betarani.
Ketua Komunitas kesehatan reproduksi ini menambahkan, yang paling rentan mendapatkan gangguan reproduksi adalah perempuan, karena anatomi organ reproduksi perempuan lebih lebar daripada laki-laki.
“Ada vagina, vulva, dan lain, yang bisa dengan mudah masuk bakteri. Apalagi kalau sedang haid, karena lembap, bisa bikin iritasi dan infeksi jika tidak ditangani dengan benar,” tambahnya.
Betarani lantas memberikan tips merawat alat reproduksi bagi perempuan sebagai:
1. Menggant celana dalam sebanyak tiga sampai empat kali dalam sehari atau ketika sehabis beraktivitas.
2. Mengganti pembalut jika sudah penuh agar tidak terjadi iritasi.
3. Mencuci tangan sebelum dan sesudah memyentuh alat kelamin.
4. Hindari penggunaan sabun pembersih kewanitaan, karena akan merusak pB dk area vagina.
5. Lakukan pemeriksaan secara berkala.
Sedangkan untuk laki-laki, berikut cara perawatan alat reproduksinya :
1. Hindari menggunakan celana ketat.
2. Sering mengganti celana dalam.
3. Mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh alat kelamin.
4. Kurangi merokok, karena mengandung tar dan nikotin di dalam rokok akan mengganggu kualitas sperma. *

Tinggalkan Balasan