Munas XI KAHMI di Palu Akan Dibuka Presiden Ditutup Wapres

MUNAS KAHMI - Rapat bersama Panitia Munas XI KAHMI secara hybrid | Foto: tangkapan layar zoom

PALU, KAIDAH.ID – Panitia Muysawarah Nasional (Munas) XI Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Nasional (KAHMI), Jumat, 15 Juli 2022 malam, menggelar rapat bersama secara hybrid, antara panitia daerah dan panitia nasional. Rapat tersebut, untuk menyatukan kesepahaman mengenai berbagai hal teknis terkait pelaksanaan Munas 24 – 28 November 2022 nanti.

Ketua Panitia Munas XI KAHMI, Sabaruddin menjelaskan, Munas akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan ditutup oleh Wapres KH Ma’ruf Amin.

Sedangkan seluruh pembicara seminar pada Munas seperti Ketua MPR RI, Kapolri, Panglima TNI dan sejumlah menteri lainnya telah menyatakan kesiapan mereka untuk hadir pada forum tertinggi pengambilan keputusan di internal KAHMI tersebut.

“Insya Allah besok (Sabtu) kami akan bertemu dengan Panglima TNI dan Pak Jusuf Kalla untuk membicarakan hal-hal teknis lainnya,” kata Sabaruddin.

Panitia, kata Sabaruddin, juga menghadirkan sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan seperti Ketua Umum PBNU, Ketua Umum Muhammadiyah dan Ketua Umum PB Alkhairaat sebagai pembicara di dalam seminar Munas XI KAHMI tersebut.

“Selain seminar di dalam forum Munas XI KAHMI, kami juga akan mengadakan mimbar kebangsaan yang menghadirkan sejumlah tokoh penting di tingkat nasional dan tokoh-tokoh di Sulawesi Tengah sebagai pembicara,” katanya.

Pada Munas XI KAHMI, kata dia, juga akan mengadakan acara KAHMI Expo, dengan melibatkan UKM, sejumlah perusahaan industri dan jasa, serta UKM KAHMI seluruh Indonesia. Sedangkan di akhir acara Munas XI KAHMI, akan digelar jalan sehat dan KAHMI Peduli yang akan mengunjungi para penyintas di Palu dan sekitarnya.

Sedangkan peserta Munas XI KAHMI, katanya, adalah utusan dari Majelis Wilayah dan Majelis Daerah KAHMI seluruh Indonesia, sebanyak 2.096 orang, sedangkan total anggota KAHMI yang hadir nanti diperkirakan sekira 6 ribu orang.

“Oleh karena itu, untuk peserta penuh saja, kita membutuhkan sekira 1.048 kamar hotel,” kata Sabaruddin.

Ketua Majelis Wilayah KAHMI Sulteng, Andi Mulhanan Tombolotutu mengatakan, jumlah kamar hotel untuk peserta lebih dari cukup.

“Dari data yang kita miliki, total kamar hotel bintang satu sampai empat dan non bintang, sebanyak 1.395 kamar dan 2.229 tempat tidur. Itu belum semua yang terdata, karena ada beberapa hotel yang baru berdiri,” katanya.

Rapat Panitia ini dihadiri oleh sebagian panitia nasional di Jakarta dan panitia daerah di Palu, antara lain Ketua Panitia Daerah, M. Tavip Abdul Karim, Wakil Ketua Panitia, Farid Djavar Nasar, Sirajuddin Ramly, Akhyar Mahmud, Sekretaris Panitia, Ruslan Sangadji, Bendahara Panitia Andi Kaimuddin, Inge Mongalestari, Ici Paturusi, Hadizchal, Rian Suparman dan Ahmad Anton, Faizal Tjatjo, Muhammad Ichwan Tandju dan beberapa yang lain. (*)