“Ada tujuh anak yang mempunyai gejala mual, muntah dan begah perut dan semuanya mengalami kondisi itu setelah mengonsumsi chiki nitrogen,” kata Siti Nadia Tarmizi, Jumat, 6 Januari 2023.
Dari tujuh anak tersebut, satu di antaranya dirujuk ke rumah sakit dan menjalani tindakan operasi. Awalnya, gejala yang dialami anak tersebut adalah nyeri perut mendadak dan perut bertambah besar. “Jadi sepertinya ususnya bocor,” jelasnya.
Saat ini, kondisi anak tersebut sudah mulai membaik dan sudah diizinkan pulang oleh pihak rumah sakit.”Anaknya sudah sehat sekarang, sama seperti keenam anak lainnya,” ujarnya.
Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI, Yuli Astuti Saripawan meminta agar pemerintah daerah atau dinas kesehatan dapat melaporkan temuan kasus keracunan pangan tersebut secara langsung melalui nomor 088215992763 atau melalui email pelayanankesehatan.rujukanlain@gmail.com.
Kemenkes RI juga mengeluarkan imbauan dan instruksi kewaspadaan disampaikan menyusul tinjauan kasus keracunan jajanan chiki berasap. Imbauan dan instruksi tersebut Nomor SR.01.07/111/5/67/2023 yang diteken Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Yuli Astuti Saripawan pada Selasa, 3 Januari 2023. (*)

Tinggalkan Balasan