PALU, KAIDAH.ID – Atlet Mixed Martial Arts (MMA) asal Sulawesi Tengah (Sulteng), Farid Fernando (28 tahun), berhasil menyabet juara dua pada MMA Championship di Jakarta, Sabtu 13 November 2021 lalu.
Sayangnya, atlet yang telah mengharumkan nama Sulteng di tingkat nasional ini, tidak mendapat dukungan pemerintah daerah dan KONI. Nando, begitu biasanya Fernando disapa— terpaksa menghabiskan saldo tabungannya sebesar Rp12 juta, ditambah bantuan sebesar Rp3 juta dari Diamond Komputer dan Universitas Madako Tolitoli untuk ikut dalam event tersebut.
Fernanda mengaku, telah meminta dukungan Dina Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tolitoli dan KONI Sulteng, agar difasilitasi keberangkatannya mengikuti MMA Championship di Jakarta. Namun, Dispora Tolitoli mengaku tidak ada aggaran untuk itu.
“Saya ke KONI Sulteng, tapi saya tidak dapat bertemu ketuanya, karena katanya lagi sibuk,” ungkap Nando, saat ditemui langsung di salah satu cafe di Kota Palu, Jumat 19 November 2021 seperti yang dikutip dari sulteng.poskota.co.id.
Tidak hanya itu, Fernando mengaku telah bertemu Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura, namun pertemuannya hanya berlangsung sekira 10 menit, karena gubernur sedang padat agenda.
“Saya rela menunggu sejak subuh untuk bertemu Gubernur Sulteng, tapi beliau banyak agenda sehingga pertemuan hanya berlangsung singkat,” sebut Fernando.
Selama di Jakarta, Fernando nyaris tidak bisa ikut dalam ajang tersebut, karena tak punya pelatih dan official. Sementara salah satu syarat mengikuti MMA Championship harus didampingi pelatih dan official.
Tak kehabisan akal, Fernando yang asal Tolitoli itu terpaksa menyewa pelatih dengan dana pribadinya sebesar Rp900 ribu per jam selama 14 hari.
Usahanya tak sia-sia. Berkat kesabaran dan latihan yang keras, Fernando akhirnya berhasil mengharumkan nama Sulteng di ajang MMA Championship di Jakarta. Dia bertengger sebagai peraih juara dua. Arena MMA Championship bergemuruh dengan teriakan: Hidup Sulawesi Tengah, saat panitia menyerahkan hadiah kepada Fernando.
Menurut rencana, pada 2022 nanti, Fernando akan mengikuti ajang MMA One Pride. Putra asal Kota Tolitoli itu berharap, pemerintah daerah dan provinsi dapat memberikan dukungan untuk dirinya di ajang tersebut. *

Tinggalkan Balasan