Kerja sama IAIN Ternate dan Universitas Khairun ini, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi di Maluku Utara dalam membangun sumber daya manusia dan memberikan kontribusi bagi kemajuan masyarakat serta daerah

TERNATE, KAIDAH.ID – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate dan Universitas Khairun (Unkhair), memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan tinggi di Maluku Utara.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua perguruan tinggi pada Kamis, 17 September 2026, bertempat di Aula Nuku, Universitas Khairun Kampus II Gambesi, Ternate.

Rektor IAIN Ternate, Adnan Mahmud, dalam sambutannya mengatakan, penandatanganan MoU antara dua perguruan tinggi tersebut merupakan komitmen bersama untuk mengembangkan pendidikan di Maluku Utara.

Menurutnya, kerja sama tersebut juga menjadi penanda pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat.

“Penandatanganan MoU kedua kampus terbesar di Maluku Utara ini menunjukkan komitmen untuk mengembangkan pendidikan di Maluku Utara sekaligus menjadi penanda pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi,” ujar Adnan.

Ia menjelaskan, Universitas Khairun memiliki kekuatan pada berbagai disiplin ilmu, sementara IAIN Ternate memiliki kekuatan pada ilmu-ilmu keagamaan.

Kedua kekuatan tersebut, kata Adnan, dapat dipadukan melalui berbagai program kolaboratif, terutama dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat melahirkan riset-riset kolaboratif yang memberikan manfaat bagi umat dan bangsa, khususnya masyarakat Maluku Utara.

Adnan menegaskan, tidak ada lagi dikotomi antara ilmu umum dan ilmu agama dalam pengembangan keilmuan saat ini.

“Tidak ada lagi dikotomi ilmu umum dan ilmu agama. Paradigma keilmuan yang dikembangkan IAIN Ternate saat ini adalah integrasi-interkoneksi,” jelasnya.

Menurut Adnan, paradigma tersebut memungkinkan berbagai disiplin ilmu saling berhubungan dan berkolaborasi untuk menghasilkan pemikiran maupun solusi yang lebih komprehensif.

Karena itu, ia berharap sumber daya manusia yang dimiliki kedua perguruan tinggi dapat dimaksimalkan melalui berbagai kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Dengan ditandatanganinya MoU ini, kami berharap sumber daya manusia yang dimiliki kedua perguruan tinggi dapat dimaksimalkan melalui kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama riset dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi benar-benar diwujudkan dalam berbagai kegiatan yang memberikan dampak nyata.

“Sehingga keberadaan perguruan tinggi benar-benar berdampak,” tegasnya.

Maksimalkan Kekuatan Dua Kampus

Sementara itu, Rektor Universitas Khairun, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., M.Si., mengatakan kerja sama antara kedua perguruan tinggi tersebut penting untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Maluku Utara.

Menurutnya, IAIN Ternate dan Universitas Khairun memiliki kekuatan serta potensi yang dapat saling melengkapi.

Karena itu, potensi tersebut perlu dimaksimalkan melalui berbagai bentuk kegiatan bersama.

“Kerja sama kedua perguruan tinggi ini penting untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Maluku Utara, dengan memaksimalkan kekuatan dan potensi kedua perguruan tinggi melalui berbagai kegiatan,” ujar Abdullah.

Ia berharap MoU tersebut menjadi pijakan untuk membangun kolaborasi yang lebih luas antara kedua institusi, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Kerja sama IAIN Ternate dan Universitas Khairun ini, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi di Maluku Utara dalam membangun sumber daya manusia dan memberikan kontribusi bagi kemajuan masyarakat serta daerah. (*)

(Ruslan Sangadji)