Kami berharap Poros Intim menjadi momentum yang tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Semakin banyak transaksi yang terjadi, semakin besar dampak positif yang dirasakan pelaku UMKM
PALU, KAIDAH.ID – Pelaksanaan Pekan Olahraga, Riset, dan Ornamen Seni se-Indonesia Timur (Poros Intim) IV di Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan silaturahmi mahasiswa, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Selama pelaksanaan Poros Intim IV pada 6–11 Juli 2026, UIN Datokarama menyediakan area khusus beserta berbagai fasilitas pendukung bagi pelaku UMKM, untuk memasarkan produk mereka kepada ratusan peserta dan tamu yang hadir dari berbagai daerah di kawasan Indonesia Timur.
Ketua Panitia Poros Intim IV, Doktor Mohammad Djamil M. Nur, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen UIN Datokarama, untuk menghadirkan kegiatan kampus yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kami menjalankan arahan Rektor UIN Datokarama, Profesor Lukman, agar Poros Intim tidak hanya sukses sebagai agenda olahraga, riset, dan seni, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan bagi pelaku usaha menengah ke bawah sebagai implementasi kampus berdampak,” katanya di Palu, Senin, 6 Juli 2026.
Hingga awal pelaksanaan kegiatan, sebanyak 17 pelaku UMKM telah mendaftarkan diri, dan memperoleh fasilitas berupa lokasi berjualan serta akses listrik untuk menunjang aktivitas usaha. Panitia juga masih membuka kesempatan bagi pelaku UMKM lainnya yang ingin bergabung selama kegiatan berlangsung.
Menurut Djamil, kawasan kampus telah ditata sedemikian rupa, agar stan UMKM mudah dijangkau oleh pengunjung, atlet, official, maupun peserta dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia Timur.
“Kami berharap Poros Intim menjadi momentum yang tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Semakin banyak transaksi yang terjadi, semakin besar dampak positif yang dirasakan pelaku UMKM,” katanya.
Sekitar 500 mahasiswa dari PTKIN se-Indonesia Timur, ambil bagian dalam Poros Intim IV. Kehadiran mereka diperkirakan akan meningkatkan aktivitas ekonomi di lingkungan kampus selama penyelenggaraan kegiatan, sekaligus menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan kepada pasar yang lebih luas. (*)
(Ruslan Sangadji)

Tinggalkan Balasan