“Insya Allah saya siap mengikuti kontestasi pemilihan Asprov PSSI Sulteng. Saya juga berkomitmen memperkuat pembinaan sepak bola daerah, dan membuka peluang lebih besar bagi lahirnya pemain-pemain berkualitas dari Sulteng,” tandasnya
JAKARTA, KAIDAH.ID – A.M Akbar Supratman dipastikan mendaftar sebagai bakal calon Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Tengah periode 2026-2030. Dalam proses pendaftaran tersebut, Akbar akan didampingi dua pesepakbola profesional asal Sulteng yang memiliki pengalaman berkarier di sepak bola nasional, yakni Ferry Rotinsulu dan Sandi Sute.
Kepastian pencalonan itu disampaikan Akbar, setelah beredar foto dirinya bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir usai menonton film dokumenter Timnas Indonesia, The Longest Wait, Rabu, 28 Oktober 2026.
“Insya Allah saya ke Palu pada Kamis, 29 Oktober 2026 untuk mendaftar,” ujar Akbar saat dikonfirmasi.
Wakil Ketua MPR RI itu mengatakan, kehadiran Ferry Rotinsulu dan Sandi Sute dalam proses pendaftarannya, diharapkan menjadi bagian dari upaya memberikan motivasi kepada generasi muda Sulawesi Tengah.
Ferry Rotinsulu merupakan mantan penjaga gawang Timnas Indonesia yang pernah memperkuat Sriwijaya FC. Sementara itu, Sandi Sute merupakan pesepakbola asal Palu yang bermain di posisi gelandang bertahan dan pernah memperkuat sejumlah klub besar Indonesia, di antaranya Persija Jakarta, Bali United, dan Borneo FC.

Menurut Akbar, pengalaman kedua pemain tersebut di level profesional, diharapkan dapat menginspirasi anak-anak muda di Sulawesi Tengah untuk terus mengembangkan kemampuan dan mengejar cita-cita menjadi pesepakbola profesional.
Akbar Supratman menilai, Sulawesi Tengah memiliki potensi besar untuk melahirkan pesepakbola berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional. Potensi tersebut, menurutnya, perlu didukung pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, serta kesempatan yang lebih luas bagi pemain muda untuk berkembang.
Ia menegaskan komitmennya untuk mendorong lahirnya pesepakbola unggul dari Sulawesi Tengah. Pembinaan sepak bola, kata Akbar, tidak cukup hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi harus dimulai sejak usia dini agar pemain daerah memiliki kesempatan menembus klub profesional hingga Timnas Indonesia.
Pendaftaran Calon Ketua Asprov PSSI Sulteng
Sementara itu, tahapan pemilihan Ketua Asprov PSSI Sulawesi Tengah periode 2026-2030 telah dijadwalkan. Berdasarkan informasi yang beredar, pengambilan formulir bakal calon berlangsung pada 29-30 Oktober 2026 di Sekretariat PSSI Sulteng, Jalan Garuda Nomor 1, Kota Palu.
Pengembalian formulir beserta dokumen persyaratan dan deklarasi dukungan dijadwalkan pada 29 Oktober hingga 1 November 2026.
Tahapan selanjutnya meliputi verifikasi berkas pada 2-6 November 2026, pengumuman daftar calon sementara pada 6 November, masa pengajuan banding pada 7 November, serta penetapan calon tetap pada 8 November 2026.
Adapun Kongres Luar Biasa (KLB) untuk memilih Ketua Asprov PSSI Sulteng periode 2026-2030 dijadwalkan berlangsung pada 9 November 2026.
Dalam proses pencalonan tersebut, muncul pula pembahasan mengenai biaya komitmen sebesar Rp1 miliar bagi bakal calon. Namun, besaran biaya itu masih menunggu persetujuan PSSI Pusat sehingga belum dapat dipastikan sebagai ketentuan final.
Bakal calon ketua juga diwajibkan memenuhi persyaratan administrasi dan ketentuan pencalonan yang berlaku. Persyaratan yang diberitakan antara lain berusia minimal 28 tahun, berstatus warga negara Indonesia, memiliki keterkaitan dengan Sulawesi Tengah, serta mempunyai pengalaman minimal tiga tahun dalam kegiatan atau kepengurusan sepak bola.
Bakal calon juga harus memenuhi ketentuan dukungan dari pemilik suara sesuai regulasi pemilihan.
“Insya Allah saya siap mengikuti kontestasi pemilihan Asprov PSSI Sulteng. Saya juga berkomitmen memperkuat pembinaan sepak bola daerah, dan membuka peluang lebih besar bagi lahirnya pemain-pemain berkualitas dari Sulteng,” tandasnya. (*)
(Ruslan Sangadji)

Tinggalkan Balasan