Maman juga menekankan bahwa kepentingan partai harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi para kadernya. Ia menyebut, keberlanjutan partai dan dukungan terhadap agenda kenegaraan serta kepentingan rakyat merupakan hal yang lebih besar daripada ambisi individu

JAKARTA, KAIDAH.ID – Kepala Pusat Data dan Transformasi Digital DPP Partai Golkar, Maman Abdurrahman menegaskan, hubungan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dengan Presiden Prabowo Subianto berjalan sangat baik. Ia juga menegaskan, Partai Golkar tetap berada di belakang Prabowo di tengah dinamika politik yang berkembang.

“Hubungan antara Pak Bahlil dengan Pak Presiden bagus sekali. Bagus sekali,” kata Maman dalam siniar Akbar Faizal Uncensored yang dikutip kaidah.id, Rabu, 28 Oktober 2026 malam.

Maman menyampaikan hal itu ketika membahas dinamika politik di internal Golkar, termasuk pergeseran posisi sejumlah elite partai di kabinet. Menurutnya, perubahan tersebut tidak mengubah sikap Golkar terhadap pemerintahan Prabowo.

“Posisi partai Golkar akan ada di Pak Prabowo,” ujar Maman Abdurrahman.

Ia menegaskan, dukungan tersebut bukan semata-mata sikap pribadinya sebagai menteri, melainkan juga mencerminkan posisi institusi partai.

“100 persen, Bang,” katanya ketika ditanya oleh Akbar Faizal mengenai dukungan Golkar terhadap Prabowo.

Menurut Maman Abdurrahman, hubungan yang baik antara Bahlil dan Prabowo juga terlihat dalam komunikasi pemerintahan. Ia menyebut, setelah mengikuti sidang kabinet paripurna, dirinya tidak melihat adanya persoalan dalam hubungan keduanya.

“Memang pasti orang akan membaca, kan, spekulasi situasi ini, situasi ini. Tapi saya melihatnya enggak ada,” kata Maman.

Ia menilai, menjaga stabilitas politik merupakan hal penting agar pemerintahan dapat bekerja dengan baik. Menurutnya, stabilitas di internal Golkar juga memiliki dampak terhadap stabilitas pemerintahan.

“Kita semua hari ini berkepentingan Golkar untuk stabilitas politiknya terjaga. Karena dengan stabilitas politik, Partai Golkar tentunya akan memiliki implikasi positif juga terhadap pemerintahan kita,” ujarnya.

Maman juga menekankan bahwa kepentingan partai harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi para kadernya. Ia menyebut, keberlanjutan partai dan dukungan terhadap agenda kenegaraan serta kepentingan rakyat merupakan hal yang lebih besar daripada ambisi individu.

Dalam pembicaraan mengenai posisi Bahlil sebagai ketua umum Golkar, Maman menyatakan keyakinannya bahwa Bahlil memahami posisi Prabowo sebagai pemimpin pemerintahan saat ini.

“Yang harus dipahami oleh semua pihak sekarang, ketua kelasnya Pak Prabowo. Dan saya yakin Golkar juga paham itu. Pak Bahlil sebagai ketua umum Partai Golkar pasti paham,” kata Maman.

Ia menambahkan, dinamika politik dan pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari proses yang wajar. Karena itu, menurutnya, Golkar perlu menjaga stabilitas organisasi sekaligus mendukung agenda pemerintahan. (*)

(Ruslan Sangadji)