Rakornas media dan AI dirancang untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi jajaran media serta penggalangan opini Partai Golkar di seluruh tingkatan organisasi
JAKARTA, KAIDAH.ID – Partai Golongan Karya (Golkar) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) serta Seminar dan Lokakarya (Semiloka) Kecerdasan Artifisial atau Artificial Intelligence (AI) Partai Golkar 2026, pada 6-7 November 2026 di Jakarta.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO), Farid Dj. Nasar, dan Bendahara DPD Partai Golkar Sulawesi Tengah (Sulteng) Andi Ahmad, hadir sebagai peserta.
Kegiatan ini mengusung tema “Karya Kekaryaan di Era Kecerdasan Buatan: Transformasi Digital Partai Golkar Menuju Partai Modern”. Rakornas dan Semiloka tersebut menjadi bagian dari upaya Partai Golkar memperkuat kapasitas kader, untuk menghadapi perkembangan teknologi digital, khususnya pemanfaatan AI untuk komunikasi politik dan pengelolaan media organisasi.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, dalam sambutannya mengatakan, Golkar ingin membangun kekuatan organik di media sosial melalui keterlibatan aktif para kader, untuk menyebarluaskan konten positif mengenai partai dan Ketua Umum Bahlil Lahadalia.
Menurut Sarmuji, kekuatan tersebut diharapkan tumbuh dari partisipasi kader sendiri, sehingga partai tidak perlu bergantung pada jasa buzzer untuk membangun eksistensi dan citra positif di ruang digital.
Ia juga mengajak kader Golkar yang memiliki banyak pengikut di media sosial, untuk mengambil peran dalam menyebarluaskan berbagai konten positif tentang partai dan ketua umum.
Sarmuji mencontohkan, salah satu konten mengenai Bahlil yang telah ditonton sekitar enam juta kali dengan mayoritas komentar bernada positif. Fenomena tersebut, menurutnya, dapat dimanfaatkan untuk membangun persepsi masyarakat yang lebih baik terhadap Partai Golkar.
Sementara itu, Ketua Bidang MPO DPP Partai Golkar sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara, Nurul Arifin, menjelaskan, Rakornas dirancang untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi jajaran media, serta penggalangan opini Partai Golkar di seluruh tingkatan organisasi.
Nurul menegaskan, pemanfaatan kecerdasan artifisial harus diarahkan untuk meningkatkan produktivitas kader, mempercepat pengolahan informasi, serta memperkuat efektivitas komunikasi organisasi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan seminar dan Rakornas MPO pada Jumat, 6 November 2026, pukul 13.30 WIB, bertempat di Aula Grha Golkar, Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan lokakarya kecerdasan artifisial pada Sabtu, 7 November 2026, mulai pukul 07.30 WIB, di Garuda Spark Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta. (*)
(Ruslan Sangadji)

Tinggalkan Balasan