PALU, KAIDAH.ID – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, dengan memperkuat kolaborasi pengelolaan sampah bersama berbagai pihak.

Rangkaian kegiatan HPSN 2026 berlangsung pada 13–15 Februari 2026. IMIP menggelar edukasi dan sosialisasi pengelolaan sampah di SD Dampala, SD Lalampu, dan SMPN 2 Bahodopi. Selain itu, edukasi pengelolaan sampah berkelanjutan juga dilaksanakan di Pulau Langala dengan melibatkan perwakilan tenant kawasan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Morowali, Dinas Pariwisata, KSM Ara Sinergi Berdaya, Pemerintah Desa Fatufia, serta pengelola wisata setempat.

Head of Environmental Department PT IMIP, Yundi Sobur, mengatakan peringatan HPSN tahun ini lebih difokuskan pada kegiatan di luar kawasan industri dengan pendekatan pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

“Kolaborasi multi pihak penting dilakukan, karena setiap unsur memiliki tanggung jawab saling melengkapi dan mendukung terciptanya tujuan bersama dalam pengelolaan sampah yang lebih efektif serta memberikan dampak luas dan berkelanjutan,” ujar Yundi, Sabtu, 21 Februari 2026.

Selama tiga hari pelaksanaan, sebanyak 311 peserta mengikuti rangkaian kegiatan tersebut, terdiri atas 35 murid kelas VI SD Dampala, 64 murid kelas VI SD Lalampu, 42 siswa SMPN 2 Bahodopi, serta 170 peserta kegiatan edukasi di Pulau Langala.

IMIP juga terus mengimplementasikan berbagai program pengelolaan sampah berkelanjutan, mulai dari pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos dan eco enzyme, budidaya maggot, hingga penerapan sistem bioflok. Untuk sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomis, IMIP menggagas pemberdayaan masyarakat melalui KSM Bahomakmur.

Di dalam kawasan, setiap tenant diwajibkan melakukan pengelolaan sampah dari sumber hingga tahap akhir, termasuk penyediaan minimal lima jenis tempat sampah terpilah, satu unit tempat pembuangan sementara, serta pengelolaan mandiri dengan SOP yang jelas. IMIP juga menggelar kampanye pemilahan sampah melalui penyebaran 2.500 poster di 52 perusahaan dalam kawasan.

HPSN 2026 mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI” yang menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah. Ke depan, IMIP berkomitmen meningkatkan fasilitas pendukung dan memperkuat edukasi berkelanjutan guna memastikan pengelolaan sampah berjalan lebih optimal dan terintegrasi. (*)

(Ruslan Sangadji)