PALU, KAIDAH.ID – Jenazah salah satu korban kecelakaan tabrakan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur, Nindi Wulandari (29), warga Kelurahan Masigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dijadwalkan diberangkatkan ke Palu pada Jumat, 01 Mei 2026 malam.

Informasi tersebut disampaikan oleh pengurus Ikatan Keluarga Diaspora Sulawesi Tengah (IKDST), Ifat Bachmid. Ia mengatakan, proses pemulangan jenazah akan dilakukan melalui Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

“Saya sudah telepon sopir ambulans yang akan membawa jenazah almarhumah. Insya Allah sebelum magrib akan menuju bandara,” kata Ifat Bachmid melalui pesan di grup WhatsApp IKDST, Jumat sore.

Saat ini, jenazah almarhumah masih berada di Rumah Sakit Pertamina Fatmawati, Jakarta Selatan. Ketua Umum IKDTS, Mulyadin Malik dan pengurus IKDST lainnya, tengah menuju lokasi untuk memastikan seluruh proses administrasi dan keberangkatan berjalan lancar.

“Ketum sedang menuju Rumah Sakit Fatmawati,” kata Asnuryati Sunusi, istri Ketum IKDST.

Nindi Wulandari diketahui merupakan anak dari pasangan Sry Aryati dan Moh. Ikbal. Sebelumnya, almarhumah berdomisili di BTN Puskud, Palupi, Kota Palu, namun belum sempat memperbarui alamat domisili resminya.

Kabar duka ini pertama kali beredar di sejumlah grup WhatsApp pada Jumat 01 Mei 2026, sebelum kemudian ditindaklanjuti oleh Ketua Umum IKDST Mulyadin Malik dan pengurus lainnya. Pihak keluarga juga telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian terkait proses pemulangan jenazah ke kampung halaman.

Rencananya, almarhumah akan dimakamkan di Kelurahan Masigi, Kabupaten Parigi Moutong.

Diketahui, kecelakaan terjadi pada Senin, 27 April 2026 sekitar pukul 20.55 WIB di Staisun Bekasi Timur. Hingga saat ini, proses investigasi penyebab tabrakan masih dilakukan oleh pihak berwenang.

Nama Nindi Wulandari belum tercantum dalam daftar resmi korban yang dirilis terkait insiden tersebut. Namun demikian, pihak keluarga memastikan bahwa almarhumah merupakan salah satu korban dalam peristiwa nahas itu. (*)

(Ruslan Sangadji)