HIKMU juga menyatakan kesiapan, untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada penyintas.
JAKARTA, KAIDAH.ID – Di tengah persiapan pengukuhan pengurus baru Pengurus Pusat Himpunan Keluarga Maluku Utara (HIKMU) yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 22 Agustus 2026, perhatian organisasi tersebut turut tertuju kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sedang menghadapi musibah gempa bumi.
Ketua Umum HIKMU, Askan Naim, menyampaikan duka cita mendalam atas gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026 dini hari.
Gempa yang berpusat di perairan Nagekeo tersebut menyebabkan korban jiwa, korban luka-luka, serta kerusakan di sejumlah wilayah terdampak.
Askan mengatakan, musibah yang menimpa masyarakat NTT, merupakan duka bersama yang harus mendapat perhatian seluruh anak bangsa.
“Duka mereka adalah luka kami. Di tengah kami mempersiapkan pelantikan, hati kami tetap tertuju pada saudara-saudara di NTT yang sedang berduka,” kata Askan Naim dalam keterangan resminya yang diterima pada Jumat, 21 Agustus 2026.
HIKMU Ajak Perkuat Solidaritas
Menurut Askan Naim, agenda organisasi tidak boleh menghilangkan kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan yang terjadi di tengah masyarakat.
Lantaran itu, ia mengajak seluruh keluarga besar HIKMU, untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap para korban gempa di NTT.
“Mari kita sisihkan waktu, tenaga, dan doa untuk meringankan beban saudara kita di NTT. Bantuan sekecil apa pun akan sangat berarti bagi mereka yang terdampak,” lanjutnya.
Ia menegaskan, semangat kebersamaan dan gotong royong harus tetap dijaga, termasuk ketika organisasi sedang mempersiapkan agenda internal.
HIKMU juga menyatakan kesiapan, untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada penyintas.
Organisasi para diaspora Maluku Utara se Jabodetabek dan sekitarnya itu, juga membuka ruang bagi anggota maupun masyarakat yang ingin mengambil bagian dalam penggalangan bantuan bagi korban bencana di NTT.
Bantuan untuk Korban Terus Dilakukan
Penanganan terhadap masyarakat terdampak gempa hingga kini terus dilakukan oleh pemerintah bersama berbagai unsur, termasuk BNPB, TNI, Polri dan relawan.
Berbagai upaya dilakukan, mulai dari penanganan kondisi darurat, evakuasi korban, hingga distribusi kebutuhan logistik bagi masyarakat di wilayah terdampak.
Keua Umum HIKMU berharap, seluruh proses penanganan bencana dapat berjalan lancar, dan kebutuhan masyarakat terdampak segera terpenuhi.
HIKMU juga menyampaikan doa, agar masyarakat NTT yang terdampak gempa diberikan ketabahan, kekuatan dan keselamatan dalam menghadapi bencana tersebut.
“Semoga saudara-saudara kita di NTT diberikan kekuatan dan ketabahan. Kami bersama masyarakat NTT dalam doa dan kepedulian,” demikian pernyataan HIKMU.
Tomy Rusihan Anwar
Editor: Ruslan Sangadji

Tinggalkan Balasan