Tim Ahli Gubernur Tawarkan Skema Rem dan Gas Tangani Covid-19 di Sulteng

  • Bagikan
Capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Sulteng | Foto: Pusdatina Sulteng

PALU, KAIDAH – Tim Ahli Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) mengunjungi Sekretariat Tim Koordinasi Penanganan Covid-19 setempat, untuk membahas langkah-langkah kejar target kekebalan kelompok melalui peningkatan secara agregat vaksinasi Covid-19.  

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sulteng, Adiman mengatakan, Tim Ahli Gubernur Sulteng menegaskan, selain fokus pada penanggulangan hulu, Tim Ahli  juga membahas dua skema penanganan Covid-19, yaitu rem dan gas. Rem artinya bagaimana menyiasati peningkatan mobilitas di daerah zona merah. Sedangkan skema gas melalui akselerasi ekonomi lewat sejumlah program. 

“Posisi Sulteng sekarang mengupayakan vaksinasi massal untuk mengejar target kekebalan komunal 70 persen,” kata Adiman melalui rilis yang diterima kaidah.id, Selasa 31 Agustus 2021.

Saat ini, kata Adiman, vaksinasi Covid-19 di Sulteng telah mencapai 18 persen, dan Kota Palu berada di angka tertinggi hampir 50 persen dari total populasi. 

“Prioritas Gubernur adalah meningkatkan kekebalan komunal sebagai tahap akhir berakhirnya pandemi,” katanya.

Sementara itu, Pusat Data dan Informasi Nasional (Pusdatina) Covid-19 Provinsi Sulteng melaporkan, kasus kumulatif positif Covid-19 per 31 Agustus 2021 di Sulteng sebanyak 42.521. Sedangkan kasus baru per hari ini sebanyak 340 orang.

Dari jumlah, di Kota Palu sebanyak 59 kasus baru positif Covid-19, Kabupaten Tolitoli (4 kasus), Tojo Unauna (29), Sigi (23 kasus), Poso  (35 kasus), ParigiMoutong (74 kasus), Morowali Utara  (15 kasus), Morowali (2 kasus), Donggala (26 kasus), Buol (39 kasus), Banggai Laut ( 0 kasus),  Banggai Kepulauan (10 kasus) dan Kabupaten Banggai 24 kasus.

  • Bagikan