PALU, KAIDAH.ID – Kabar duka yang menyebut mantan Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura atau yang akrab disapa Kak Cudy meninggal dunia, dipastikan tidak benar alias hoaks.

Informasi tersebut sempat beredar luas di berbagai grup WhatsApp dan media sosial, sehingga menimbulkan kesedihan di tengah masyarakat. Namun hingga saat ini, tidak ada sumber resmi yang membenarkan kabar tersebut.

Sejumlah penelusuran menunjukkan bahwa informasi itu tidak berdasar, dan hanya merupakan kabar bohong yang dikirim berulang kali di ruang digital. Bahkan, berbagai konten serupa terkait tokoh publik sebelumnya juga kerap dikategorikan sebagai hoaks yang entah apa tujuannya.

Sebaliknya, Kak Cudy diketahui masih aktif dalam berbagai kegiatan, dan tidak ada pernyataan resmi dari keluarga maupun pihak terkait mengenai kabar duka tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya serta selalu melakukan verifikasi sebelum menyebarkan kabar, terutama yang menyangkut tokoh publik.

Penyebaran hoaks tidak hanya menyesatkan, tetapi juga dapat merugikan banyak pihak. Oleh karena itu, penting untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan memastikan setiap informasi berasal dari sumber terpercaya. (*)

(Ruslan Sangadji)