Selain itu, kerja sama juga mencakup pengembangan pengabdian masyarakat guna meningkatkan akses keuangan syariah yang inklusif, dukungan terhadap program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta berbagai bentuk kerja sama lain yang disepakati kedua pihak sesuai kewenangan masing-masing.
Direktur Hannah Asa Indonesia, Mardiyah, mengatakan kolaborasi dengan perguruan tinggi bukan sekadar kerja sama administratif, tetapi merupakan bagian dari upaya bersama menyiapkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, melainkan juga memiliki kecakapan hidup yang relevan dengan tantangan zaman.
Ia menilai, kecerdasan dalam mengelola keuangan secara bijak dan bertanggung jawab, menjadi salah satu kompetensi penting bagi generasi muda.
Mardiyah juga mengungkapkan, pihaknya telah menindaklanjuti nota kesepahaman antara UIN Datokarama dan Hannah Asa Indonesia, dengan penandatanganan dokumen kerja sama bersama Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) yang dipimpin Dr. Saepudin Mashuri.
Kerja sama tersebut, bertujuan mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam penguatan literasi keuangan, pembekalan praktik profesional, serta integrasi nilai-nilai edukasi finansial dalam dunia pendidikan.
Selain itu, Hannah Asa Indonesia juga telah menyerahkan dokumen kerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang dipimpin Dr. Sagir Muhammad Amin.
Menurut Mardiyah, kolaborasi dengan FEBI menjadi langkah strategis untuk memperkuat implementasi ekonomi dan keuangan syariah.
Ia menambahkan, Hannah Asa Indonesia akan membantu UIN Datokarama meningkatkan kapasitas akademik mahasiswa sekaligus membuka ruang sinergi dalam pelaksanaan program Tri Dharma Perguruan Tinggi. (*)
(Ruslan Sangadji/Advertorial)

Tinggalkan Balasan