SIGI, KAIDAH.ID – Wakil Ketua MPR RI, Abcandra M. Akbar Supratman, menyalurkan sebanyak 11 ribu paket bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak gempa Magnitudo 6,7 di Kecamatan Palolo dan Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa, 23 Juni 2026.

Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, tenda darurat, air mineral, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya. Penyaluran bantuan merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Sosial Republik Indonesia, Palang Merah Indonesia (PMI) Sulteng, SATRIA Sulteng, serta bantuan pribadi Abcandra M. Akbar Supratman yang juga anggota DPD RI Daerah PemilihanSulteng itu.

Dalam penyaluran bantuan tersebut, Akbar didampingi Ketua PMI Sulteng, Moh. Hidayat Lamakarate, dan Ketua SATRIA Sulteng, Mohamad Irwan Lapata.

Adapun desa-desa yang menjadi sasaran penyaluran bantuan meliputi Desa Bahagia, Desa Tongoa, Desa Lemba Tongoa, Desa Kamarora A, dan Desa Kamarora B yang berada di wilayah Kecamatan Palolo dan Kecamatan Nokilalaki.

Masyarakat menyambut baik penyaluran bantuan tersebut. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, bantuan ini juga diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan.

Abcandra M. Akbar Supratman menegaskan, proses penanganan dan pemulihan wilayah terdampak tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat.

“Pemulihan daerah terdampak membutuhkan dukungan bersama. Sinergi antara pemerintah, organisasi kemanusiaan, relawan, dan masyarakat sangat penting, agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat, dan bantuan menjangkau seluruh warga yang membutuhkan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan PMI dan SATRIA Sulteng yang ikut berperan aktif dalam penyaluran bantuan. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bukti, bahwa semangat gotong royong dan kepedulian kemanusiaan terus hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi warga, sekaligus mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak, sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitasnya secara normal,” harapnya. (*)

(Ruslan Sangadji)