Jangan pernah ragu untuk bergerak. Jadilah kader yang solid, disiplin, loyal, dan dekat dengan rakyat. Kader muda harus menjadi pelopor perubahan, membawa gagasan, dan menjadi solusi bagi masyarakat. Jika AMPG Donggala kuat, maka Golkar Donggala juga akan semakin kuat. Saya percaya di bawah kepemimpinan Alamshah Abdul Halim, AMPG Donggala mampu menjadi wadah kepemudaan yang produktif dan menjadi contoh bagi kabupaten lain di Sulawesi Tengah,”
DONGGALA, KAIDAH.ID – Partai Golkar terus mematangkan konsolidasi organisasi di Kabupaten Donggala. Setelah menuntaskan Musyawarah Kecamatan (Muscam) di 16 kecamatan, partai berlambang pohon beringin itu melantik jajaran Pengurus Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Kabupaten Donggala masa bakti 2025-2030. Pelantikan itu untuk memanaskan mesin sayap partai menuju Musyawarah Daerah (Musda) XI.
Pelantikan yang berlangsung di Kantor DPD Partai Golkar Donggala, Jumat, 26 Juni 2026, dipimpin Ketua PD AMPG Sulawesi Tengah (Sulteng) yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar Donggala, Henri Kusuma Muhidin. Hadir dalam kegiatan tersebut anggota Fraksi Golkar DPRD Donggala serta organisasi sayap Partai Golkar, Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), yang diwakili Sekretaris Aminah Mas Ali.
Pada kesempatan itu, Alamshah Abdul Halim resmi dilantik sebagai Ketua PD AMPG Kabupaten Donggala periode 2025-2030 bersama jajaran pengurus lainnya.
Dalam sambutannya, Henri Kusuma Muhidin menegaskan, pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi awal tanggung jawab kader muda, untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kehadiran Partai Golkar di tengah masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat kepada Saudara Alamshah Abdul Halim beserta seluruh pengurus AMPG Donggala, yang hari ini resmi dilantik. Amanah ini harus dijawab dengan kerja nyata. Saatnya kader muda Golkar bergerak, hadir di tengah masyarakat, memperjuangkan kepentingan rakyat, dan menjadi kekuatan utama dalam membesarkan Partai Golkar,” kata Henri Kusuma Muhidin yang akrab disapa Hengki ini.
Henri Kusuma juga mengajak seluruh kader AMPG menjaga soliditas organisasi, serta memperkuat struktur hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa.
“Jangan pernah ragu untuk bergerak. Jadilah kader yang solid, disiplin, loyal, dan dekat dengan rakyat. Kader muda harus menjadi pelopor perubahan, membawa gagasan, dan menjadi solusi bagi masyarakat. Jika AMPG Donggala kuat, maka Golkar Donggala juga akan semakin kuat. Saya percaya di bawah kepemimpinan Alamshah Abdul Halim, AMPG Donggala mampu menjadi wadah kepemudaan yang produktif dan menjadi contoh bagi kabupaten lain di Sulawesi Tengah,” harapnya.
Ia mengatakan, pelantikan tersebut sekaligus menandai berakhirnya seluruh tahapan konsolidasi internal Partai Golkar di Kabupaten Donggala. Dengan rampungnya Muscam di 16 kecamatan dan pelantikan PD AMPG, DPD II Golkar Donggala kini siap menggelar Musda XI.
Ia berharap pelaksanaan Musda berlangsung demokratis dan mengedepankan semangat kebersamaan.
“Siapa pun berhak maju sebagai ketua, baik dari anggota fraksi maupun pengurus DPD II Golkar Donggala yang memenuhi syarat serta memiliki loyalitas, dedikasi, dan komitmen kuat untuk membesarkan dan memenangkan Partai Golkar pada pemilihan legislatif mendatang,” ujar Henri.
Henri juga menyampaikan bahwa setelah seluruh rangkaian konsolidasi di Kabupaten Donggala selesai, dirinya akan mengembalikan amanah sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPD II Partai Golkar Donggala kepada DPD I Partai Golkar Sulawesi Tengah.
“Alhamdulillah kami sebagai Plt Golkar Donggala telah menyelesaikan Muscam di 16 kecamatan sebagai tahapan untuk memenuhi syarat pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Donggala,” tuturnya.
Selanjutnya, Henri akan kembali fokus menyelesaikan agenda konsolidasi dan pelantikan pengurus PD AMPG di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah. (*)
(Ruslan Sangadji)

Tinggalkan Balasan