Masa pemerintahan Presiden Prabowo belum genap dua tahun, sehingga terlalu dini apabila perhatian publik hanya tertuju pada naik-turunnya hasil survei
JAKARTA, KAIDAH.ID – Partai Gerindra menegaskan, hasil survei yang dirilis sejumlah lembaga, termasuk SMRC dan Indikator Politik Indonesia, harus dipandang sebagai instrumen evaluasi, bukan sebagai penentu arah kebijakan pemerintah. Partai berlambang kepala Garuda itu menilai, fluktuasi elektabilitas maupun tingkat kepuasan publik merupakan dinamika yang wajar dalam sistem demokrasi.
Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, mengatakan pemerintah saat ini tengah menjalankan berbagai kebijakan strategis, sehingga respons publik terhadap kinerja pemerintah dapat berubah dari waktu ke waktu.
“Survei adalah instrumen evaluasi yang baik, tetapi bukan penentu arah kebijakan. Angka elektabilitas atau kepuasan publik sifatnya dinamis. Naik turun dalam survei merupakan hal yang lumrah dalam demokrasi,” katanya, Jumat, 31 Juli 2026.
Dinamika Survei Dinilai Wajar
Sugiat menjelaskan, perubahan hasil survei tidak dapat dipisahkan dari proses penataan dan transisi berbagai kebijakan besar, yang sedang dilakukan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, pembenahan anggaran, upaya menjaga stabilitas harga, hingga persiapan program-program nasional berskala besar memang berpotensi memunculkan beragam respons dari masyarakat.
Ia juga mengingatkan, masa pemerintahan Presiden Prabowo belum genap dua tahun, sehingga terlalu dini apabila perhatian publik hanya tertuju pada naik-turunnya hasil survei.
Fokus Pemerintah Tetap pada Kinerja
Gerindra menegaskan tidak panik menghadapi dinamika hasil survei. Sebaliknya, hasil survei dipandang sebagai masukan untuk memperbaiki dan mempercepat kinerja pemerintah.
Menurut Sugiat, fokus utama pemerintah saat ini adalah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperluas akses pelayanan kesehatan.
“Yang rakyat butuhkan hari ini adalah harga kebutuhan pokok yang stabil, lapangan kerja yang terbuka luas, pendidikan berkualitas, dan pelayanan kesehatan yang makin terjangkau. Ke sanalah seluruh energi pemerintah difokuskan,” katanya.
Optimistis Kepuasan Publik Akan Meningkat
Sugiat optimistis tingkat kepuasan masyarakat akan kembali meningkat, seiring semakin matangnya pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah.
Ia menyebut, program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan ketahanan pangan, penataan ekonomi, serta perbaikan tata kelola birokrasi telah memasuki tahap eksekusi yang lebih matang, dan manfaatnya diyakini akan semakin dirasakan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.
Imbau Tak Jadikan Survei Alat Politik
Di akhir keterangannya, Sugiat mengimbau seluruh pihak, agar tidak memanfaatkan hasil survei sebagai alat membangun opini politik jangka pendek, yang dapat mengganggu fokus pemerintah dalam bekerja.
Sugiat Santoso menegaskan, Presiden Prabowo beserta jajaran kabinet saat ini, tetap berfokus menjalankan amanah rakyat, sementara Partai Gerindra bersama partai-partai koalisi akan terus mengawal pelaksanaan kebijakan pemerintah agar tepat sasaran dan berorientasi pada pelayanan publik. (*)
(Ruslan Sangadji)

Tinggalkan Balasan