Dan hingga pukul 23.00 WIB, hujan lebat di Bogor belum kunjung reda
BOGOR, KAIDAH.ID – Hujan deras mengguyur Kota Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 18 September 2026 sejak sekitar pukul 15.00 WIB. Hingga malam hari, hujan masih turun dengan intensitas cukup tinggi di sejumlah kawasan pusat Kota Bogor.
Hujan lebat itu membuat puluhan penumpang Commuter Line yang baru tiba di Stasiun Bogor, memilih bertahan di dalam stasiun.
Mereka tampak berdiri dan duduk di sejumlah titik dekat pintu keluar, sambil menunggu hujan mereda. Sebagian penumpang terlihat membawa payung, namun memilih menunda perjalanan karena guyuran hujan masih cukup deras.
“Daripada basah, lebih baik tunggu hujan agak reda,” kata Ramadhona, salah seorang penumpang yang ditemui di Stasiun Bogor, Jumat malam.
Namun, tidak semua penumpang memilih menunggu. Sebagian tetap keluar dari kawasan stasiun menuju Alun-Alun Bogor dengan menggunakan payung.
Sejumlah warga juga memanfaatkan jasa ojek payung yang berada di sekitar kawasan stasiun. Jasa tersebut menjadi pilihan bagi penumpang yang tidak membawa payung, atau ingin segera melanjutkan perjalanan di tengah hujan.
Dan hingga pukul 23.00 WIB, hujan lebat di Bogor belum kunjung reda.
BMKG Keluarkan Peringatan Dini
Hujan yang mengguyur Bogor tersebut, terjadi bersamaan dengan peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Data BMKG pada Jumat menyebutkan, Jawa Barat masuk kategori siaga terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat. Peringatan tersebut menjadi bagian dari potensi cuaca ekstrem yang dipantau BMKG untuk wilayah Indonesia.
BMKG juga memberikan peringatan dini untuk wilayah Jabodetabek mulai pukul 20.10 WIB hingga 23.00 WIB, dengan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Sebelumnya, dalam prospek cuaca periode 18–21 September 2026, BMKG juga menyebut Jawa Barat sebagai salah satu wilayah yang perlu mewaspadai peningkatan hujan dengan intensitas sedang.
Kondisi hujan yang berlangsung hingga malam, membuat masyarakat yang berada di pusat Kota Bogor diimbau tetap berhati-hati, terutama pengguna kendaraan roda dua dan pejalan kaki.
Penumpang yang baru tiba di Stasiun Bogor juga memilih menyesuaikan perjalanan dengan kondisi cuaca, sembari menunggu hujan mereda. (*)
(Ruslan Sangadji)

Tinggalkan Balasan