Prof. Lukman tidak ingin mahasiswa hanya mengejar nilai akademik. Mahasiswa juga perlu mengembangkan kemampuan di luar ruang kuliah. Karena itu, mahasiswa baru didorong aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan dan kegiatan ekstrakurikuler

PALU, KAIDAH.ID – Sebanyak 1.675 mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, telah menyelesaikan rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2026/2027.

Setelah mengenal lingkungan kampus, para mahasiswa baru kini diminta mulai fokus pada perkuliahan. Rektor UIN Datokarama, Prof. Lukman Thahir, meminta mahasiswa baru segera beradaptasi dengan kehidupan akademik.

Ia mengingatkan, tujuan utama mereka berada di kampus adalah belajar.

“Selamat bergabung di UIN Datokarama, tugas kalian anak-anakku adalah fokus belajar, kuliah dengan baik demi mengukir masa depan yang cemerlang,” kata Prof. Lukman dalam rilis resmi Humas UIN Datokarama yang diterima Selasa, 25 Agustus 2026.

PBAK berlangsung selama tiga hari, pada 22–24 Agustus 2026 di lingkungan kampus UIN Datokarama.

Menurut Prof. Lukman, keberhasilan mahasiswa menyelesaikan studi, sangat ditentukan oleh kedisiplinan dan komitmen sejak awal.

Lantaran itu, mahasiswa baru diminta tidak membuang waktu. Mereka harus segera menyesuaikan diri dengan iklim akademik. Termasuk memanfaatkan berbagai fasilitas pembelajaran yang disediakan kampus.

Rektor menekankan pentingnya menyelesaikan studi tepat waktu. Bukan hanya cepat. Tetapi juga dengan hasil akademik yang memuaskan.

“Menyelesaikan studi tepat waktu dengan hasil yang sangat memuaskan, harus menjadi prioritas utama kalian semua mahasiswa baru,” kata Rektor memberi pesan.

Namun, Prof. Lukman tidak ingin mahasiswa hanya mengejar nilai akademik. Mahasiswa juga perlu mengembangkan kemampuan di luar ruang kuliah. Karena itu, mahasiswa baru didorong aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan dan kegiatan ekstrakurikuler.

Menurutnya, organisasi dapat menjadi ruang untuk membangun karakter. Juga melatih kepemimpinan. Sekaligus memperluas jejaring sosial.

“UIN Datokarama memberikan akses seluas-luasnya kepada mahasiswa untuk berorganisasi di dalam kampus. Maka silakan memanfaatkan kegiatan kemahasiswaan untuk mengasah soft skills dan jejaring sosial,” katanya.

Prof. Lukman juga berpesan, agar mahasiswa menjaga nama baik dan integritas almamater. Tidak hanya ketika berada di lingkungan kampus. Tetapi juga saat berada di tengah masyarakat.

Ia berharap, seluruh mahasiswa mampu menjaga keharmonisan di lingkungan UIN Datokarama. (*)

(Ruslan Sangadji)